Berita Kaltara Terkini

Kerjasama Antar Investor PLTA Kayan Bulungan, DPMPTSP Kaltara Sebut Terbuka

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Plt Kepala DPMPTSP Kaltara, Risdianto, menyatakan, progres investasi dari investor PLTA Kayan, yakni Fortescue Future Industries (FFI) kini memasuki proses perjanjian kerjasama, Rabu (20/10/2021).

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kalimantan Utara atau DPMPTSP Kaltara, menyatakan.

Progres investasi dari investor PLTA Kayan, yakni Fortescue Future Industries (FFI) kini memasuki proses perjanjian kerjasama.

Menurutnya, proses perjanjian kerjasama (PKS) adalah tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman MoU antara pihak Pemprov Kaltara dengan FFI.

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala DPMPTSP Kaltara, Risdianto kepada TribunKaltim.co pada Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Raih Nilai Baik Hasil Survei Kepuasan Masyarakat, Gubernur Puji Kinerja DPMPTSP Kaltara

Baca juga: Permudah Perizinan dengan Sistem Online, DPMPTSP Kaltara Luncurkan PESONA

Baca juga: Rencanakan Desa Bebatu Jadi Pusat Perindustrian, Bupati Tana Tidung Sebut Investor Diberi Peluang

"Itu masih dalam proses untuk PKS, untuk MoU sudah ya, untuk PKS ini masih di Biro Pemerintahan sedang proses menuju ke sana," kata Risdianto.

Saat ditanyakan mengenai peluang kerjasama antara FFI dengan PT KHE yang notabenenya menjadi investor yang lebih dahulu berinvestasi di PLTA Kayan, Risdianto mengatakan, hal tersebut bisa saja terjadi.

Namun, karena hal tersebut ialah urusan bisnis antar perusahaan, pihaknya mengaku tidak dapat ikut campur ke sana.

Sehingga pihaknya berharap, siapapun yang memiliki izin untuk melakukan pembangunan PLTA Kayan dapat segera merealisasikan pembangunan tersebut.

Baca juga: Wakil Ketua Umum REI Buka-bukaan Minat Investor Asing Bangun Ibu Kota Negara Baru di Kaltim

Untuk rencana PLTA saya kurang tahu, tetapi memang seperti itu kan bisa juga, jadi business to business dan ini masih berproses semua.

"Bisa saja nanti berkolaborasi konsorsium antar perusahaan bisa saja itu terjadi," terangnya.

"Saya pikir saya tidak masuk ke arah sana, tetapi bahwa kita memberikan peluang sebesar-besarnya kepada seluruh investor untuk bisa berkontribusi dalam investasi di Kaltara," ucapnya.

"Dan kita berharap bagaimana PLTA ini bisa cepat dibangun di Kaltara," harapnya. (*)