Berita Malinau Terkini

Petugas Damkar Malinau Evakuasi Ular Cobra, Warga Dimintai Waspadai Cuaca tak Menentu

Editor: Samir Paturusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas Damkar Malinau mengevakuasi satwa berbahaya ular kobra dari rumah milik warga di Desa Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (20/10/2021).TRIBUNKALTIM.CO/HO/Damkar Malinau

TRIBUNKALTIM.CO,MALINAU- Masyarakat di Kabupaten Malinau diminta mewaspadai kondiai cuaca yang tidak menentu beberapa pekan ini.

Cuaca panas terik pada siang hari dan potenai hujan petir mengundang bahaya bagi keselamatan warga setempat.

Selain potensi kebakaran, masyarakat juga diimbau berhati-hati kemungkinan bahaya lain, keberadaan satwa liar berbahaya ke permukiman warga.

Siang tadi, Petugas Damkar mengevakuasi satwa liar berbahaya, ular kobra dari perumahan warga, di RT 20 Desa Malinau Kota.

Kepala Seksi Pelatihan dan Penyelamatan Damkar Malinau, Alfius menjelaskan, salah satu tugas pihaknya adalah operasi penyelamatan.

Baca juga: Vaksinasi Akabri 1999 Peduli Target 1.500 Sasaran di Malinau, Warga Minta Jaminan Dosis Kedua

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Malinau Naik Jadi 58 Persen, Terdistribusi ke 36.120 Penerima

Baca juga: PPKM Level 3 di Malinau Diperpanjang, Kadiskes Beberkan Penyebabnya

"Siang tadi berhasil diamankan ular kobra yang masuk ke rumah warga atas nama Bu Leni di RT 20 Desa Malinau Kota. Ular berbahaya berhasil kita evakuasi pukul 12:53 Wita," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (20/10/2021).

Alfius menjelaskan operasi tersebut merupakan salah satu tugas Bidang Damkar dan Penyelamatan Malinau yang dikenal dengan istilah Animal Rescue.

Evakuasi satwa berbahaya merupakan satu dari sekian banyak tugas penyelamatan, selain tugas utama memadamkan kebakaran.

"Kalau giatnya disebut animal rescue. Itu istilah di Permendagri untuk Damkar. Jadi salah satu dari banyak tugas penyelamatan dan perbantuan yang ditangai petugas," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol-PP, Damkar dan Linmas Malinau, Kamran Daik mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca yang berubah-ubah pekan ini.

Menurutnya, kondisi panas terik pada siang hari dan potensi hujan berpotensi mengundang bahaya bagi warga sekitar.

Baca juga: Perbaikan Kualitas Layanan Publik Masih Pekerjaan Rumah Pemkab Malinau

"Dalam beberapa pekan ini, kondisi cuaca terik berpotensi mengundang musibah. Kita imbau warga untuk waspada, utamanya kemungkinan terjadinya kebakaran," ujarnya. (*)