Berita Kaltara Terkini

Kisah Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Saat Satu Helikopter Bersama Presiden Jokowi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Jokowi, saat melakukan penanaman mangrove di Desa Bebatu, Kabupaten Tana Tidung, Selasa (19/10/2021). Rencana November 2021, Presiden Jokowi akan kembali datang ke Tanah Kuning Kabupaten Bulungan.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, mengungkapkan momen pertemuannya dengan Presiden Jokowi saat berkunjung ke Kota Tarakan dan Kabupaten Tana Tidung pada Selasa, 19 Oktober 2021.

Menurut Gubernur Zainal Paliwang, saat berada di dalam helikopter Kepresidenan RI, Presiden Jokowi menyampaikan akan mengagendakan kembali kehadirannya di Bumi Benuanta, julukan Provinsi Kalimantan Utara.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, dijadwalkan akan meresmikan proyek Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional atau KIPI Tanah Kuning pada minggu kedua bulan November 2021.

"Waktu saya di helikopter sama beliau, beliau menyampaikan bahwa bulan November akan datang lagi ke Kaltara," ujar Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Dapat Jaket dari Presiden Jokowi, Warga Desa Bebatu Tana Tidung Bertekad tak akan Jual

Baca juga: Presiden Jokowi Tanam Mangrove di Tana Tidung: Menjaga dari Gelombang Air Laut

Baca juga: Kunjungan ke Kaltara, Presiden Jokowi Tiba di Kabupaten Tana Tidung, Langsung ke Lokasi Mangrove

"Kami perkirakan di minggu kedua November, beliau akan meletakan batu pertama ya, groundbreaking di KIPI di Tanah Kuning," tambahnya.

Tak hanya menyampaikan agenda kunjungan, Mantan Walikota Solo itu juga sangat terkesan dengan kegiatan penanaman Mangrove di Desa Bebatu, Tana Tidung.

Menurut Presiden Jokowi, Kaltara memiliki potensi alam yang besar, khususnya untuk kawasan konservasi mangrove.

"Dan beliau juga sangat senang dengan acara tanam mangrove kemarin," ucapnya.

Baca juga: Tana Tidung Tertinggi di Kalimantan Utara dalam Cakupan Vaksinasi Covid-19

Kini, pihaknya mengaku akan menyiapkan kembali rencana kedatangan RI-1 ke provinsi termuda di Indonesia.

Ia berharap, kedatangan kedua kalinya Presiden Jokowi di tahun 2021 nanti, menjadi momentum untuk memajukan Kalimantan Utara.

"Nanti kita siapkan lagi, kita koordinasikan lagi dengan Serkretaris Negara dan Sekretariat Presiden," katanya.

"Mudah-mudahan semua lancar dan Kaltara lebih maju dan dikenal di dunia Internasional," katanya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Kalangan Remaja dan Pelajar di Kalimantan Utara Masih Rendah

"Karena kemarin juga ada kedatangan Dubes dan mereka tertarik dengan Kaltara," tuturnya. (*)