Berita Kaltara Terkini

Melihat Posisi Ekonomi Kalimantan Utara dalam Penanaman Modal Asing dan Dalam Negeri

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Sub Direktorat Sumatera dan Kalimantan Kementerian Investasi, M. Firdaus, membeberkan, perkembangan realisasi investasi periode Januari 2021 hingga Juni 2021 di angka Rp 442,7 triliun pada Kamis (21/10/2021).

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Republik Indonesia ternyata sangat dilirik oleh investor. Sejauh mana investasi di Kalimantan bagian Utara ini. 

Mewakili Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Balil Lahadalia, Kepala Sub Direktorat Sumatera dan Kalimantan Kementerian Investasi, M. Firdaus, ikut memberikan pemaparan mengenai perkembangan realisasi investasi Indonesia periode Januari hingga Juni 2021 dan juga khusus di Provinsi Kalimantan Utara.

Ini disampaikan saat menjadi salah seorang pembicara dalam webinar nasional bertema “Forum Bisnis: 9 Peluang Investasi di Kaltara” dalam rangka HUT ke-9 Provinsi Kalimantan Utara yang digelar TribunKaltara.com, Kamis (21/10/2021).

M. Firdaus membeberkan, perkembangan realisasi investasi periode Januari 2021 hingga Juni 2021 di angka Rp 442,7 triliun.

Baca juga: Kerjasama Antar Investor PLTA Kayan Bulungan, DPMPTSP Kaltara Sebut Terbuka

Baca juga: Buka Festival Sungai Kayan di Bulungan, Wagub Kaltara Yansen TP Ingin Jadikan Event Internasional

Baca juga: Festival Sungai Kayan Resmi Ditutup, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan Apresiasi Geliat Ekonomi

Sebelumnya ditargetkan investasi nilainya sebesar Rp 900 triliun. Artinya dari total capaian target secara persentase sudah mencapai 49,2 persen.

Adapun realisasi investasi itu terdiri dari sektor penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PDMN).

Untuk sektor PMA sendiri total Rp 228,5 triliun atau sekitar 51,6 persen dan untuk sektor PDMN tercatat Rp 214,2 triliun atau sekitar 48,5 persen realisasinya.

“Dan di luar Jawa angka PMA tercatat Rp 228,2 triliun atau sekitar 51,5 persen. Begitu juga PDMN tercatat Rp 214,5 triliun atau sekitar 48,5 persen,” ungkapnya.

Baca juga: KPwBI Kaltara Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian hingga 5 Ton/Ha Melalui Metode Hazton

Dari angka tersebut, dilanjutkan Firdaus, berhasil menyerap tenaga kerja sebesar 623.715 jiwa.

Secara umum, lanjut Firdaus, perkembangan realisasi investasi PMA dan PMDN berdasarkan lokasi Januari 2016 sampai dengan Juni 2021, Kaltara menempati urutan ke-28 dengan nilai investasi untuk PMDN sebesar Rp 13,44 triliun.

Halaman
123