Berita Kaltara Terkini

Menginjak Usia 9 Tahun, Pemprov Beber Peluang Investasi di Kaltara

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Edy Suharto saat menyampaikan sektor unggulan di Kaltara dalam Webinar 9 Peluang Investasi di Kaltara. TRIBUNKALTIM.CO/HO

"Untuk energi dan industri dalam rangka mendukung EBT ke depan kita akan gunakan PLTA," ujarnya.

"Dan di Kaltara nanti akan ada PLTA Kayan Mentarang dan PLTA Kayan, ada sekitar 21.580 MW total dari PLTA yang akan dibangun di Kaltara, beberapa investor juga sudah masuk ada PT KHE dan FFI dari Australia dan kami masih terbuka luas untuk perusahaan lain untuk membangun EBT," terangnya.

Di sektor hilirisasi, pihaknya Pemprov Kaltara juga telah menyiapkan lahan seluas 10.000 hektar di Tanah Kuning dan Mangkupadi untuk proyek kawasan industri dan pelabuhan internasional atau KIPI.

Proyek KIPI ini nantinya akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada bulan November mendatang.

Baca juga: BREAKING NEWS Presiden Jokowi Berkunjung ke Tana Tidung Kaltara, Naik Helikopter dari Tarakan

"Kita juga siapkan kawasan KIPI di Tanah Kuning Mangkupadi, yang Insya Allah dalam waktu dekat akan diresmikan oleh Bapak Presiden," ucapnya.

Tak hanya potensi ekonomi di berbagai sektor, Edy juga menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan berbagai kemudahan bagi investor untuk mengurus perizinan investasi.

"Kemudahan investasi di Kaltara kita sudah memiliki Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, di sana berbagai perizinan bisa dilakukan dan itu terkoneksi dengan OSS jadi perizinan di pemerintah pusat sudah terkoneksi jadi kita harus mempercepat dan mempermudah investasi," katanya.

"Dan sejak ada Omnibus Law, beberapa izin bisa dipermudah seperti izin Amdal biasanya bisa 3 bulan, sekarang bisa lebih cepat," tuturnya.

Turut hadir dalam acara webinar, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, Kepala KPwBI Kaltara Tedy Arif Budiman, GM PLN UIW Kaltara Saleh Siswanto, Pengamat Ekonomi Universitas Borneo Margiyono dan GM Network Service Assurance Telkomsel Reg Kalimantan Awang Suryanto, serta Kepala Sub Direktorat Wilayah Sumatera dan Kalimantan, Direktorat Fasilitasi Promosi Daerah, Kementerian Investasi/BKPM Mochamad Firdaus. (*)