Berita Bontang Terkini

Bontang Raih Adipura ASEAN, Wawali Najirah Apresiasi Atas Kesadaran Warga Jaga Lingkungan

Penulis: Ismail Usman
Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Bontang, Basri Rase, mengenakan busana kemeja batik hitam, terima penghargaan Adipura ASEAN di Jakarta pada Kamis 21 Oktober 2021.

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kota Bontang kini berhasil meraih penghargaan Association of Southeast Asian Nations atau ASEAN, kategori Clean Land kota kecil.

Penghargaan itu diraih lantaran Kota Bontang dinobatkan sebagai kota terbersih se Asia Tenggara.

Atas penghargaan itu, Walikota Bontang, Najirah pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif menjaga lingkungan.

Tanpa kesadaran masyarakat, kata Najirah, Bontang tidak akan mungkin bisa memboyong penghargaan tingkat Internasional dalam ASEAN Ministerial Meeting on Environment (AMME) yang ke-16 di Jakarta, Kamis 21 Oktober 2021.

Baca juga: DPRD Minta Pemkot Bontang Berikan Insentif Berkelanjutan hingga Pembuatan Taman

Baca juga: Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Balai TNK Bontang Tanam 2.021 Bibit Mangrove 

Baca juga: Investigasi DLH Bontang, Temukan 10 Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Selangan

"Alhamdulillah Bontang dapat Certificate of Recognition kategori Clean Land atau adipura ASEAN, artinya ini menjadi nilai positif bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan dan lingkungan di Kota Taman," kata Najirah saat ditemui TribunKaltim.co pada Jumat (22/10/2021).

Najirah mengaku jika penghargaan ini menjadi spirit baru bagi Pemkot Bontang untuk terus berinovasi dalam menjaga lingkungan sehat dan bersih.

Terutama dalam pengelolaan sampah, udara dan air.

Hal ini juga sebagai bentuk keseriusan Kota Bontang dalam mendukung kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Baca juga: Ambil Peran dalam Penyelamatan Alam, PLN UP3 Bontang Bersama Balai TNK Tanam Bibit Mangrove

Sebenarnya, ini bukan pertama kali Kota Bontang meraih penghargaan di bidang lingkungan.

Beberapa penghargaan sebelumnya juga kerap diraih dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (*)