Berita Balikpapan Terkini

Sejumlah 71 Ha Aset Petinggi PT Hanson International di Balikpapan Disita Negara, Segera Dilelang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Negara menyita aset milik Direktur PT Hanson International. Di Balikpapan, sebanyak 36 bidang tanah seluas 71 hektare akan dilelang.  HO/KEJARI BALIKPAPAN

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh petinggi PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro terhadap PT Asuransi Jiwasraya telah divonis.

Benny terbukti melakukan berbagai perbuatan yang membuat negara rugi Rp 16 triliun. Di antaranya pengelolaan saham dan reksa dana Jiwasraya tanpa analisis serta tak sesuai prosedur.

Selain korupsi, hakim menyatakan Benny terbukti melakukan pencucian uang di kasus Jiwasraya.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kemudian melayangkan vonis penjara seumur hidup terhadap Benny Tjokro.

Tidak hanya itu, majelis hakim membebankan direktur PT Hanson International Tbk itu membayar uang pengganti sebesar Rp 6 triliun.

Baca juga: Kasus Pembengkakan Anggaran TPA Manggar, Kejari Balikpapan Hadirkan 6 Saksi

Baca juga: Dipanggil Kejari Balikpapan, Mantan Walikota Balikpapan Rizal Effendi Ikuti Persidangan Virtual

Baca juga: Mantan Kepala BPN Balikpapan Bantah Diperiksa Kejari Balikpapan Terkait Ganti Rugi Lahan

Saat yang bersamaan, negara kemudian melelang aset-aset milik Benny yang tersebar di sejumlah wilayah. Termasuk di Balikpapan.

Khusus di Balikpapan, terdapat 36 bidang tanah dengan total luas sekitar 71 hektare yang tersebar di sejumlah kawasan di Kelurahan Manggar, Balikpapan.

“Sebenarnya ada juga aset milik Benny yang tersebar di beberapa daerah di Kaltim. Tapi itu akan jadi urusan Kejari di masing-masing daerah,” ucap Kepala Kejari Balikpapan, Ardiansyah, diwakili Kasi Intel, Oktario Hutapea, Jumat (22/10/2021).

Dimana Tim Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) diketahui telah melakukan verifikasi lapangan, pengamanan, dan penilaian (appraisal) barang rampasan harta milik Benny di Indonesia terkait kasus Jiwasraya.

Okta menjelaskan, kegiatan pemulihan aset dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung Nomor 2937 K/Pid.Sus/2021 tertanggal 24 Agustus 2021.

Baca juga: NEWS VIDEO Dugaan Penyalahgunaan Wewenang PT KKT, Kejari Balikpapan Amankan Puluhan Dokumen

Halaman
12