Berita Nasional Terkini

Sanksi Berat Brigadir NP 'Smackdown' Mahasiswa, Ditahan dan Dimutasi, Korban: Jadi Insiden Terakhir

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aksi kekerasan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap mahasiswa dengan melakukan bantingan ala smackdown yang membuat korban kejang-kejang. kini pelaku diberi sanksi berat.

TRIBUNKALTIM.CO - Aksi membanting mahasiswa dilakukan oknum polisi beberapa waktu lalu berbuntut panjang.

Polisi bernisial Brigadir NP membanting mahasiswa saat mengawal aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang pada Rabu (13/10/2021) lalu.

NP dengan jelas terekam dalam video yang viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar luas, Brigadir NP juga terekam mencekik korban FA karena dianggap sebagai provokator unjuk rasa hingga ia membantingnya di trotoar.

Polda Banten telah menjatuhkan sanksi berat Brigadir NP akibat aksi represifnya terhadap mahasiswa berinisial FA saat berdemonstrasi pekan lalu di Tangerang.

Baca juga: NASIB Oknum Polisi Banting Mahasiswa, Brigadir NP Divonis Sanksi Terberat & Ditahan di Tempat Khusus

Baca juga: NASIB Brigadir NP Polisi Banting Mahasiswa, Dapat Sanksi Berat, Ditahan dan Dijerat Pasal Berlapis

Baca juga: Brigadir NP Trending Topik, Panen Hujatan usai Smackdown Mahasiswa, Mabes Polri Turun Tangan

NP terbukti bersalah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul artikel Sederet Sanksi Dijatuhkan kepada Polisi yang Smackdown Mahasiswa di Tangerang, Apa Saja?, tak hanya itu, NP juga dikenakan sanksi berlapis akibat tindakannya tersebut.

"Terhadap Brigadir NP telah dengan sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran aturan disiplin anggota Polri sehingga Brigadir NP diberi sanksi terberat secara berlapis," kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

Shinto menuturkan bahwa sanksi berat yang diberikan kepada anggota Polresta Tangerang Polda Banten itu, di antaranya masa penahanan di tempat khusus selama 21 hari,

Mutasi yang bersifat demosi menjadi Bintara Polresta Tangerang tanpa jabatan, dan memberikan teguran tertulis yang secara administrasi.

Brigadir NP (kiri) minta maaf kepada Fariz (kanan) karena perbuatan kasarnya bertindak ala smackdown saat melakukan unjuk rasa di depan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10/2021) malam. (Istimewa Tribunnews.com)

Baca juga: Kondisi Terkini Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo di Tangerang, Brigadir NP Diperiksa Propam

Halaman
123