Berita Nasional Terkini

Sanksi Berat Brigadir NP 'Smackdown' Mahasiswa, Ditahan dan Dimutasi, Korban: Jadi Insiden Terakhir

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aksi kekerasan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap mahasiswa dengan melakukan bantingan ala smackdown yang membuat korban kejang-kejang. kini pelaku diberi sanksi berat.

Brigadir NP juga dipastikan akan mengalami penundaan kenaikan pangkat.

"Pemberian sanksi ini akan mengakibatkan Brigadir NP tertunda dalam kenaikan pangkat dan terkendala untuk mengikuti pendidikan lanjutan," ujarnya.

Saksi berat terhadap NP diputuskan dalam sidang yang disupervisi oleh Divisi Propam Mabes Polri, pada Kamis (21/10/2021) sore kemarin.

Sidang itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro selaku Atasan Hukum (Ankum).

Sri Bintoro berwenang penuh karena putusan yang diberikan adalah sanksi terberat dalam peraturan kepolisian tersebut.

Dalam sidang itu juga dihadiri oleh mahasiswa korban yang dibanting NP, Faris, dan tiga orang temannya.

Persidangan NP berlangsung selama dua jam.

Baca juga: NEWS VIDEO Nasib Oknum Polisi yang Banting Mahasiswa, Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan

Shinto menyampaikan, beberapa materi persidangan yang disampaikan adalah hal-hal yang memberatkan oleh penuntut, yaitu bahwa perbuatan NP eksesif, di luar prosedur, menimbulkan korban, dan dapat menjatuhkan nama baik Polri.

Namun, satu hal yang meringankan NP dalam hukuman ini karena mengakui dan menyesali perbuatannya.

NP diketahui juga sudah meminta maaf secara langsung kepada FA.

Halaman
123