Virus Corona di Nunukan

Satgas Covid-19 Nunukan Menilai Vaksin Door to Door Tidak Efisien

Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Asmin Laura tinjau pelaksanaan vaksinasi door to door di Desa Binusan, Senin (8/11/2021) pagi.

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Asmin Laura menilai pelaksanaan vaksin Covid-19 door to door yang dilakukan Senin (8/11/2021), tidak efisien.

Asmin Laura mengatakan, sebelumnya pihak dia bersepakat untuk melakukan vaksin door to door di Desa Binusan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Dengan harapan masyarakat di sana yang selama ini belum mendapat vaksin Covid-19 lantaran jarak ke kota terbilang jauh, bisa terlayani secara merata.

"Kemarin saya tinjau pelaksanaan vaksin door to door ke lapangan. Banyak masyarakat di sana yang tidak ada waktu pergi vaksin. Salah satu alasannya jarak yang cukup jauh ke kota," kata Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, Selasa (9/11/2021) sore.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Nunukan, 23 Kasus Aktif Covid-19, Ada 8 Pasien Dirawat di Rumah Sakit

Baca juga: PPKM di Nunukan Bisa Turun ke Level 1, jika Cakupan Vaksinasi Capai 60 Persen

Baca juga: Dinkes Nunukan Sulit Dapatkan Sasaran Vaksinasi, sedangkan Stok Vaksin di Gudang Masih Banyak

Lanjut dia, "Makanya dibuatlah vaksin door to door. Tapi prosesnya agak lama. Yang biasanya kita vaksin 1.000 orang dalam waktu 6 jam, kemarin hanya 80 orang saja," tambah Laura.

Tak hanya soal jarak, menurut Laura, sebagian besar masyarakat di Desa Binusan masih enggan divaksin, karena takut memberikan efek samping yang berlebihan pada mereka seusai divaksin.

"Ini peran RT dan Lurah harus terus memberikan edukasi kepada warganya. Vaksin itu salah satu bentuk ikhtiar kita agar masyarakat bisa kebal dengan virus Corona. Memang terbukti, setelah vaksinasi kasus aktif di Nunukan jadi menurun signifikan," ucapnya.

Hal serupa dikatakan oleh Bagian Surveylan dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, Nurmia.

Baca juga: Harga PCR di RSUD Nunukan, Syarat Pelaku Perjalanan Cukup Vaksin Covid-19 dan Antigen

Vaksinasi door to door tidak efisien. Sehingga, dari 25 rumah yang awalnya jadi target mereka, namun saat pelaksanaan hanya 4 rumah. Selebihnya, vaksinasi dilanjutkan di kantor desa.

"Awalnya kita data ada 25 rumah dengan perkiraan 30 orang. Tapi hanya 4 rumah saja yang kami lakukan door to door. Sisanya kami minta dilanjutkan ke kantor desa. Jarak rumahnya jauh-jauh, sehingga tidak efisien," ujar Nurmia.

Halaman
12