Berita Pemkab Mahakam Ulu

Rapat Percepatan Penegasan Segmen Batas Wilayah, Mahulu dan Murung Raya Sepakati Empat Poin

Editor: Diah Anggraeni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Asisten I Setkab Mahulu Dodit Agus Riyono saat mengikuti Rapat Percepatan Penegasan Segmen Batas Wilayah Kampung Danum Paroy (Mahulu ) dengan kampung-kampung di Murung Raya di Ruang Arbor Hotel Treepark Banjarmasin, Jumat (5/11/2021).

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) hasilkan empat poin kesepakatan dalam Rapat Percepatan Penegasan Segmen Batas Wilayah yang diinisiasi Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri.

Hasil kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH ME yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas Setkab Mahulu Ir Dodit Agus Riyono MP, dan Bupati Murung Raya Drs Perdie M Yoseph yang diwakili Sekretaris Daerah Murung Raya Drs. Hermon MSi, disaksikan oleh Koordinator Batas Antar Daerah Wilayah II Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Teguh Subarto SSos MM di Ruang Arbor Hotel Treepark Banjarmasin, Jumat (5/11/2021).

Kesepakatan tersebut terwujud setelah pembahasan cukup alot, khususnya mengenai batas antara Kampung Danum Paroy (Mahulu ) dengan kampung-kampung di Murung Raya.

Terjadi perbedaan persepsi karena kedua daerah yang telah melakukan pelacakan batas secara sendiri-sendiri.

Kabupaten Mahulu melakukan pelacakan batas, berupa punggung gunung dan pematang sebagai batas sesuai kesepakatan terdahulu (tahun 2006) antara Kampung Danom Paroy dengan Tumbang Baung dan Pendasiron.

Dalam hal ini, Mahulu berprinsip watershed (DAS) sebagai batas.

Sementara Kabupaten Murung Raya menggunakan pendekatan administrasi.

Untuk diketahui selain kedua belah pihak, berita acara kesepakatan tersebut turut ditandatangani oleh Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemerintahan dan Otda Setda Provinsi Kaltim H Imanudin SE MM, Kepala Pemerintah Biro Pemerintahan dan Otda Setda Provinsi Kalteng Drs Akhmad Husain MSi, Surveyor Pemetaan Pertama PPBW BIG Davin Asristomo ST, Analis Penyusun Perundang–undangan dan Rancangan Peraturan Perundang-undangan Zarkasyi SH MH, dan Koordinator Batas Antar Daerah Wilayah II Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Teguh Subarto SSos MM.

Rapat tersebut membahas empat segmen batas antara Provinsi Kaltim dan Provinsi Kalteng meliputi:

1. Batas antara Kabupaten Paser Provinsi Kaltim dengan Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalteng;

2. Batas antara Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kaltim dengan Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalteng;

3. Batas antara Kabupaten Mahulu Provinsi Kaltim dengan Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalteng;

4. Batas antara Kabupaten Mahulu Provinsi Kaltim dengan Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalteng. (adv)