Berita Kubar Terkini

Penantian Warga Balok Asa Kubar Selama 3 Tahun Berbuah Manis, Lahan 14 Ha Diganti Rp 9 Miliar

Penulis: Zainul
Editor: Samir Paturusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Puluhan warga Balok Asa di Gadung BPU tampak ceria setelah lahan mereka seluas 14 hektare diganti pemerintah senilai Rp 9,145 Miliar. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Penantian warga Kampung Balok Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat selama tiga tahun lebih akhirnya berbuah manis.

Lahan mereka seluas 14 hektare (ha) lebih yang kini dijadikan sebagai lokasi pembangunan tempat pemakaman umum (TPU) yang terletak di Kampung Balok Asa akhirnya diganti rugi oleh pemerintah. 

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) akan membayar ganti rugi seluruh lahan warga tersebut sebesa Rp 9,145 miliar.

" Ya kita sepakati pembayaran ganti rugi lahan TPU itu senilai Rp 9,145 miliar, " kata Kepala Disperkimtan Kubar, Kamius Junaidi saat diwawancarai usai kegiatan musyawarah yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Balok Asa, Kamis (18/11).

Baca juga: Linggang Purwodadi Wakili Kubar Ikut Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi Kaltim

Baca juga: Pemkab Bahas Indikatif ANKT di Kubar, Percepat Pembentukan SK Pemetaan Wilayah

Baca juga: Ganti Rugi Lahan TPU Balok Asa Capai Rp 9 Miliar Lebih, 17 Warga Pemilik Lahan Bakal Mendadak Kaya

Diketahui, jumlah pemilik lahan TPU tersebut sebanyak 17 orang dan telah dinyatakan secara sah sebagai pemikik lahan yang dibuktikan dengan kepemilikan surat-surat tanah yang lengkap. 

Para warga penerima ganti rugi lahan tersebut mengaku sangat bersyukur penantian mereka salama kurang lebih tiga tahun terakhir ini akhirnya berbuah manis.

"Puji Tuhan mas kami tunggu tiga tahun ini akhirnya tidak sia-sia. Pemerintah akan membayar ganti rugi tanah kami seluruhnya di TPU itu, " ujar Piamus salah satu warga pemilik lahan. 

Rencananya uang hasil ganti rugi lahan TPU dari pemerintah itu nantinya akan dibayarkan pada Kamis pekan depan melalui Bank Kaltimra.

Dengan terbayarnya uang ganti rugi terhadap lahan warga tersebut, para pemilik lahan merasa sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka pada masa-masa sulit pandemi seperti sekarang ini.

Baca juga: Terkendala Status Kawasan, Pemkab Menunggu Usulan Permohonan Lahan TPU Malinau Utara

"Kami samgat bersyukurlah pastinya karena saya pribadi merasa sangat terbantu sekali apalagi pandemi begini serba susah kerjaan," ujar Wiliam warga lainnya. 

Diketahui, uang ganti rugi lahan warga senilai Rp 9,145 miliar itu nantinya akan dibagi kepada 17 warga pemilik lahan sesuai dengan ukuran dan nilai lahan yang mereka miliki. (*)