Berita Samarinda Terkini

Jalur Putar Balik Depan SMPN 10 Samarinda Sering Bikin Macet, Satlantas Turunkan Anggota Piket

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lajur putar balik atau U-turn di persimpangan tiga menghubungkan Jalan Untung Suropati, Jalan Ir. Sutami dan arah Big Mall yang sering terjadi kemacetan. Sat Lantas mengupayakan arus lalin tetap lancar di lajur ini. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - U-Turn atau putaran balik bagi kendaraan bermotor di simpang tiga Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kaltim, terpantau seringkali padat.

Akses jalan raya yang mengarah ke pusat Kota Samarinda ini acapkali tampak ramai.

Kendaraan roda dua dan empat, truk serta bus juga menambah padat di waktu tertentu hingga menyebabkan kemacetan panjang.

U-Turn di Jalan Untung Suropati khususnya weekend dan pada jam tertentu kerap macet.

Terkait hal ini, Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Wisnu Dian Ristanto saat diwawancarai mengatakan bahwa U-turn di Jalan Untung Suropati sudah dibahas bersama pihak Dishub Samarinda guna menyelesaikan permasalahan ini.

Baca juga: Truk Melintas di Jembatan Achmad Amins Viral, Dishub Samarinda Bertindak dan Minta Sopir Putar Balik

Baca juga: Cegah Kemacetan di Taman Bebaya Samarinda, Polisi akan Tertibkan Warga yang Parkir di Pinggir Jalan

"Kalau di situ kebetulan kami ada rapat sama Dishub Samarinda  Materinya itu (U-turn Jalan Untung Suropati), karena kita sudah turun nih level 2 (PPKM), praktis aktivitas masyarakat sudah mulai lancar, anak sekolah mulai masuk, makanya memang perlu dibicarakan," ujar Kompol Wisnu Dian Ristanto, Selasa (23/11/3021).

"Ini kan mulai padat kendaraan, apalagi ditambah banjir, makanya kami bahas itu," imbuhnya.

Menyinggung apakah ada rekayasa lalu lintas atau upaya Sat Lantas agar kendaraan tidak ramai dan menumpuk di jalan tersebut, juga masih terus dilakukan.

Pada jam tertentu atau jam sibuk, penempatan personel di ruas jalan yang juga mengarah ke Big Mall Samarinda dan Komplek Pergudangan masih sering dilakukan agar menghindari kepadatan kendaraan.

Yang terkadang kendaraan harus berdesakan hingga berhenti di titik tersebut sampai sepanjang 500 meter di segmen jalur keluar Jembatan Mahakam.

Halaman
12