Berita Balikpapan Terkini

Oknum TNI di Balikpapan Diadili Penjara Seumur Hidup, Ayah Korban Sujud Dihadapan Majelis Hakim

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ayah korban, Kuswanto sat bersujud di hadapan Majelis Hakim yang mengadili terdakwa Praka MA (23) di Pengadilan Militer I-07 Balikpapan, Selasa (23/11/2021).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Di tengah pembacaan tuntutan terhadap oknum TNI asal satuan Yonif Raider 600/Modang berinisial MA dengan pangkat Prajurit Kepala (Praka), diwarnai sorak pihak keluarga.

Di mana agenda sidang tuntutan dengan nomor perkara 45-K/PM.I-07/AD/IX/2021 ini, Selasa (23/11/2021), mengadili terdakwa Praka MA dengan 2 pidana.

Diantaranya, pidana pokok berupa penjara seumur hidup dan pidana tambahan pemecatan dari dinas kemiliterannya.

"Alhamdulillah!" sebut adik korban, Dina, dengan lantang.

Tak ayal, sorak tersebut kemudian sempat membuat gaduh persidangan sehingga Majelis Ketua, Letkol Setyanto Hutomo menenangkan pihak keluarga.

Baca juga: Oknum TNI Bunuh Sang Kekasih Dituntut 20 Tahun Penjara, Ibu Korban: Nggak Adil

Baca juga: Sidang Oknum TNI Bunuh Kekasihnya di Balikpapan, Terdakwa Dituntut 20 Tahun Penjara dan Dipecat

Baca juga: Oknum TNI Bunuh Kekasihnya Dituntut 20 Tahun Penjara, Keluarga Korban Minta Hukuman Mati

"Ibu-bapak, diharap tenang semua," ujarnya sambil melanjutkan pembacaan tuntutan.

Hingga kemudian sidang ditutup sekitar pukul 17.19 Wita, peserta sidang berangsur bergegas dari ruang sidang Pengadilan Militer I-07 Balikpapan. Namun tidak dengan orang tua korban.

Ibu Korban bahkan kemudian menyalami satu per satu anggota Majelis Hakim. Mulutnya tak henti mengucapkan terimakasih kepada setiap perangkat sidang.

"Terima kasih sudah memberi keadilan untuk anak kami," sebutnya berulang-ulang.

Sementara ayah korban, Kuswanto, menjejal langkahnya ke depan mimbar Majelis Hakim.

Halaman
12