Virus Corona

Penyebaran Covid-19 Menurun, Penjualan Tes PCR dan Antigen Berkurang hingga 90 Persen

Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Selasa (23/11/2021). Melalui vaksinasi Covid-19 mempercepat herd imunity warga masyarakat. TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Head of Partnership SehatQ, Arie Senta, membeberkan, angka penyebaran Covid-19 secara umum telah berkurang dibandingkan beberapa waktu lalu.

Tentu saja hal ini juga berpengaruh terhadap penurunan jumlah masyarakat yang melakukan test PCR dan antigen.

Arie mengakui adanya penurunan angka penjualan kedua test tersebut di SehatQ yang signifikan seiring dengan semakin turunnya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Memang ada penurunan drastis untuk test PCR dan antigen hingga 80 sampai 90 persen setiap minggu dibanding dengan periode bulan Juli.

Baca juga: Tak Perlu Pakai PCR Lagi di November 2021, Info Syarat Naik Kapal Pelni ke Wilayah PPKM Level 1 - 4

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19 di Penajam, Literasi dan Numerasi Pendidikan Tertinggal 6 Bulan

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di SMP Negeri 1 Samarinda, Binda Kaltim Beber Sedia 3 Ribu Dosis Pfizer

"Namun, kami tetap bersyukur karena ini menandakan keberhasilan pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penyebaran Covid-19,” kata Arie. 

Harga Tes Diturunkan

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menurunkan batas tarif tertinggi tes reverse transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR).

Harga test PCR diturunkan menjadi Rp 275 ribu untuk pulau Jawa dan Bali dan Rp 300.000 untuk luar pulau Jawa-Bali.

Menanggapi hal tersebut, Head of Partnership SehatQ Arie Senta menilai kebijakan tersebut berdasarkan pertimbangan matang.

"Kami percaya pemerintah telah mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk melakukan penurunan harga. Karena itu kami menyambut baik rencana pemerintah untuk menurunkan harga test PCR demi mendukung percepatan penanggulangan pandemi Covid-19," ucap Arie melalui keterangan tertulis, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar di Kubar Capai 59 Persen

Halaman
12