Hari AIDS Sedunia
Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Ini 5 Mitos Keliru Seputar HIV/AIDS, Nyamuk bisa Jadi Media Penularan?
Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember. Berikut ini 5 mitos keliru seputar HIV/AIDS. Benarkah nyamuk bisa jadi media penularan?
TRIBUNKALTIM.CO - Tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia.
Untuk tahun ini, Hari AIDS Sedunia bertepatan dengan Rabu 1 Desember 2021 besok.
Peringatan Hari AIDS Sedunia sudah dumulai sejak 1988.
Tujuan peringatan Hari AIDS Sedunia adakah untuk menumbuhkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat mengenai HIV/AIDS.
Termasuk di antaranya adalah masih ada sejumlah stigma yang diberikan kepada penderita HIV/AIDS dan mitos yang berkembang seputar penyakit ini.
Stigma terhadap penderita HIV/AIDS ini dikarenakan banyaknya ketidaktahuan masyarakat tentang fakta sebenarnya di balik mitos-mitos seputar HIV/AIDS yang selama ini beredar.
Baca juga: Asal Usul Pita Merah jadi Simbol Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day
Baca juga: ALASAN 1 Desember Jadi Momentum Peringatan Hari Aids Sedunia, Ada Hubungan dengan Pilpres Amerika
Ada berbagai mitos dan kesalahpahaman tentang HIV/AIDS.
Berikut 5 di antaranya mitos terkait HIV/AIDS yang dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com:
1. Berdekatan dengan penderita HIV membuat kita tertular
Faktanya, HIV tidak menyebar melalui sentuhan air mata, keringat atau air liur.
Menghirup udara yang sama dengan penderita HIV juga tidak akan membuat kita tertular.
Bahkan, menggunakan peralatan makan atau peralatan olahraga yang sama, hingga memeluk atau mencium penderita HIV tidak akan membuat kita tertular.
HIV umumnya menular melalui darah, hubungan seksual, dan dari ibu ke bayi, penggunaan jarum suntik, dan hubungan seks yang tidak aman.
2. Nyamuk bisa menjadi media penularan HIV
Penularan HIV memang bisa melalui darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hari-aids-sedunia-1-desember-ini-5-mitos-keliru-seputar-hivaids-nyamuk-bisa-jadi-media-penularan.jpg)