Mata Najwa

Mata Najwa Tadi Malam, Jawaban Ketua GMBI Karawang saat Dicecar Najwa Shihab soal Sosial Kontrol

Penulis: Justina
Editor: Syaiful Syafar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua GMBI Karawang Asep Mulyana saat diwawancarai Najwa Shihab di acara Mata Najwa, Rabu (1/12/2021) malam.

TRIBUNKALTIM.CO - Bentrok antar ormas di Karawang, Jawa Barat yang memakan korban jiwa turut dibahas di acara Mata Najwa, Rabu (1/12/2021) malam.

Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Karawang, Asep Mulyana menduga insiden tersebut karena motif perebutan limbah industri.

Hal itu diutarakan Asep Mulyana dalam acara Mata Najwa edisi "Cemas karena Ormas".

Bentrokan yang melibatkan ormas GMBI dengan Laskar NKRI, GMPI, Kompak, dan LMP ini menyebabkan tiga orang mengalami luka berat, satu di antaranya meninggal dunia.

Pada acara Mata Najwa, Ketua GMBI Karawang Asep Mulyana menceritakan bahwa korban yang meninggal dunia adalah anggota GMBI Distrik Rembang, Jawa Tengah.

Baca juga: Tema Mata Najwa Soroti Bentrok Antar Ormas di Karawang Gara-gara Rebutan Limbah Industri

Sebagai perwakilan, korban datang ke Karawang untuk ikut aksi damai dengan PT Ichie di kawasan KIIC.

Namun, ketika korban bersama GMBI Rembang mencari makan ke arah Karawang kota, tiba-tiba mereka berpapasan dengan rombongan ormas GMPI dan NKRI.

Merasa tidak senang, ormas GMPI dan NKRI melakukan pengeroyokan terhadap anggota GMBI dan mengakibatkan korban meninggal dunia. 

Asep menyebut bahwa bentrok ormas tersebut terjadi karena perebutan limbah industri.

Namun Asep menegaskan pihaknya dalam posisi ini bukan merebut, hanya membantu masyarakat yang surat perintah kerjanya langsung diambil alih oleh pengusaha lain.

Halaman
12