Berita Samarinda Terkini

Terima Dana Transfer Rp 1,5 T dari Pemerintah Pusat, Pemkot Samarinda Alokasikan ke Beberapa Program

Penulis: Hanifan Ma'ruf
Editor: Rahmad Taufiq
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Walikota Samarinda, Andi Harun menerima daftar alokasi dana transfer daerah untuk tahun 2022, dari pemerintah pusat yang diserahkan ke Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, Senin (6/12/2021). TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menerima daftar alokasi dana Transfer ke Daerah (TKDD) tahun anggaran 2022 dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan yang akan dialokasikan untuk beberapa program dan kebutuhan.

TKDD yang diterima sebesar Rp 1,5 triliun itu akan membantu APBD Kota Samarinda tahun 2022 untuk memenuhi kebutuhan operasional pemerintahan dan juga program-program tertentu yang sudah ditetapkan di Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, Ibrohim menjelaskan, untuk dana alokasi khusus yang menjadi bagian dari dana transfer daerah itu harus dipergunakan sesuai ketentuannya.

Sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima sebesar Rp 660 miliar, di mana peruntukan alokasi anggaran tersebut diserahkan sepenuhnya kepada daerah.

Pemkot Samarinda akan memprioritaskannya untuk kebutuhan belanja pegawai, sehingga bisa memangkas kebutuhan itu di APBD Kota Samarinda tahun 2022.

Baca juga: Habiskan Anggaran 4 Miliar, Perbaikan Jalan Soekarno - Hatta Bontang Lestari Bersumber dari DAK

Baca juga: Realisasi DAK Fisik di Kaltara Baru 29,14 Persen, Penyaluran di Tana Tidung Terendah

"Kalau DAK itu kan ada DAK fisik dan non fisik, itu sudah ada peruntukannya, seperti pembangunan gedung kesehatan dan gedung sekolah, DAK non fisik sendiri untuk pembayaran gaji dan insentif guru, tidak bisa untuk yang lain kalau tidak kita akan disanksi berdasarkan hukum," ujar Ibrohim, Senin (6/12/2021).

Adapun Dana Alokasi Umum selain untuk kebutuhan belanja pegawai, kata Ibrohim, apabila masih ada anggaran yang lebih akan diperuntukkan bagi kegiatan lain.

Jumlah dana transfer daerah yang diterima oleh Pemkot Samarinda pada tahun 2022 sendiri mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang menerima sebesar Rp 1,3 triliun.

Berdasarkan data dari Kanwil Kebendaharaan Kementerian Keuangan Kalimantan Timur, realisasi Pemkot Samarinda terhadap dana TKDD pada tahun 2021 ini telah mencapai 86 persen atau Rp 1,1 triliun dari total dana yang diterima.

Ibrohim menanggapi positif jumlah dana transfer yang diterima pada tahun 2022 mengalami kenaikan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan TKDD tahun 2021 pun sempat mengalami refocusing.

Baca juga: 10 Persen Rumah di Kabupaten Berau Tidak Layak Huni, Bantuan DAK Pemerintah Pusat

"Mudah-mudahan tidak ada refocusing lagi, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau kita tidak bisa menjaga keadaan pandemi Covid-19 saat ini, maka bisa saja pemerintah pusat melakukan refocusing anggaran itu lagi," ucapnya. (*)