Berita Nasional Terkini

Rocky Gerung Blak-blakan Soal Polri Dikendalikan oleh Politik, Buntut Kasus Ferdy Sambo

Penulis: Justina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Baru-baru ini, Rocky Gerung blak-blakan soal Polri yang dikaitkan dengan Pilpres 2019.

TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat Politik Rocky Gerung tanggapi peryataan Anggota Komisi III DPR, Benny K Harman yang menyebut Satgas Khusus Polri atau Satgassus Merah Putih Polri dibentuk untuk menyukseskan capres tertentu di Pilpres.

Satgassus Merah Putih Polri yang pernah dipimpin oleh Ferdy Sambo diakuai Rocky Gerung kalau kasus yang menjerat mantan Kadiv Propam tersebut dalam kasus Brigadir Joshua pada akhirnya dinaikkan suhunya ke arah politik.

"Itu akhirnya seluruh problem Sambo itu kemudian harus dinaikkan suhunya ke arah politik, karena memang di tahun politik, jadi semua orang merasa, ya ok sekaligus aja tuh," kata Rocky Gerung dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Sebut Kenaikan Harga BBM Kacau, Rocky Gerung: Orang Makin Lihat, Mereka Ditipu Dua Kali Soal BBM

Dijelaskan Rocky Gerung bahwa sebenarnya isu Satgasus Merah Putih ini bukan pertama kalinya disampaikan, tapi dari awal orang-orang atau lebih tepatnya musuh-musuh Ferdy Sambo sudah mengaitkan hal ini.

Di mana membuat sebuah fabrikasi atau penemuan sesuatu.

"Jadi memang faktanya, tanpa ada fabrikasi pun, orang lihat kecenderungan Kepolisian pada pemilih yang lalu untuk berpihak pada kubu Presiden Jokowi tertutama tuh," ujar Rocky Gerung.

"Dan itu yang menyebabkan orang akan bongkar lagi kasus-kasus di mana surat suara sepertinya sudah diatur, bagaimana demo mahasiswa dan oposisi kemudian dikendalikan dengan kekerasan di jalan-jalan," tambahnya.

Baca juga: Sindir Megawati Gegara Kenaikan Harga BBM Pertalite, Rocky Gerung: PDIP Lupa Tangisan di Era SBY

Lantaran adanya kasus Ferdy Sambo, Rocky Gerung berpendapat setiap ada casus belli untuk membongkar rangkaian dari kejahatan, maka orang-orang akan mencari cara supaya terkait dengan kejahatan-kejahatan yang lainnya.

Dicontohkan, kasus Ferdy Sambo saat ini dikaitkan dengan kasus KM 50.

Dan itu dengan sendirinya terjadi apabila peta penyelesaian Ferdy Sambo tidak cepat dikooptasi oleh hukum.

"Kan ini politik masuk terus, tiba-tiba DPR seolah-olah mengundang Kapolri dan penasihat berupaya untuk tahu apa proses verbal di situ, BAP-nya apa kan, hal yang sepertinya yang diperlukan," ucap Rocky Gerung.

Oleh karena itu, ia menilai Polisi hampir kehilangan marwahnya karena gamang.

Baca juga: Harta Rektor UI Naik Rp 35 M dalam 3 Tahun Disorot, Rocky Gerung: Dosen UI Banyak Bengkok dan Dungu

Atas kegamangan itu pula, orang-orang akan berusha mencari tahu hubungan-hubungan yang lebih jauh antara kasus Ferdy Sambo dan hubungannya dalam politik.

"Diucapkan atau tidak diucapkan, publik menuntut pertanggung jawaban yang lebih dari sekadar pertanggung jawaban kriminal, walaupun itu agak absurd kan, karena ini peristiwa kriminal aja tuh," tutur Rocky Gerung.

Halaman
12