Kesehatan

Gas Air Mata Merupakan Senjata Kimia, Ini 5 Dampak Dirasakan Tubuh Setelah Terkena Gas Air Mata

Editor: Nur Pratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi gas air mata di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022)

Diwartakan Tribunnews.com, Federation Internationale de Football Association (FIFA) melarang pengunaan gas air mata dalam upaya mengendalian massa.

Penggunaan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur menyalahi aturan yang dibuat oleh FIFA.

Peraturan melarang menggunakan gas air mata itu tercantum pada Pasal 19 FIFA Stadium Safety and Security regulations.

Pasal pasal 19 tersebut terdapat lima pedoman yang harus dipahami oleh pihak keamanan penyelenggara pertandingan.

- Dilarang menggunakan gas air mata.

- Petugas keamanan atau anggota kepolisian ditempatkan disekitar lapangan yang memungkinkan untuk tersorot kamera televisi, hal itu akan membuat perilaku dan penampilan keamanan pertandingan harus memiliki standar yang bagus.

- Selama pertandingan berlangsung, petugas keamanan harus menjaga profil serendah mungkin.
jumlah petugas keamanan di lapangan atau polisi harus dijaga seminimal mungkin, serta berdasarkan penilaian resiko pertandingan.

- Jika terjadi risiko tinggi ke lapangan atau pun terjadi kerumunan, pemberi pertimbangan harus mengizinkan petugas menempati barisan depan kursi Stadion.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dampak Terkena Gas Air Mata: Mata Merah, Kulit Melepuh hingga kesulitan Bernapas, 

Berita Terkini