Ibu Kota Negara

Kejati Kaltim Mulai Tangkal Mafia Tanah tak Bisa Masuk ke IKN Nusantara

Penulis: Nita Rahayu
Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lahan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Penanganannya telah dibentuk satgas mafia tanah yang akan mengawasi potensi permasalahan lahan di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Upaya tangkal adanya mafia tanah masuk ke kawasan Ibu Kota Negara di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, perlu ada tindakan khusus dan preventif. 

Penanganannya telah dibentuk satgas mafia tanah yang akan mengawasi potensi permasalahan lahan di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

Kejaksaan Tinggi Kaltim dalam hal ini jika ada temuan penguasaan lahan atau mafia tanah di IKN, maka pihaknya akan langsung menangani sesuai prosedur yang berlaku.

Tentu saja, pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur memastikan hingga saat ini belum ada laporan masuk mengenai adanya permasalahan lahan di Ibu Kota Negara Nusantara.

Baca juga: Oktober Ini Jokowi Turun Langsung Yakinkan Calon Investor Masuk ke IKN Nusantara

Baik penguasaan lahan, hingga indikasi adanya mafia tanah.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim Deden Riki Hayatul Firman saat ditemui TribunKaltim.co.

Kata dia, permasalahan lahan memang menjadi atensi pihaknya baik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) maupun Kejati.

Dalam penanganannya juga telah dibentuk satgas mafia tanah yang akan mengawasi potensi permasalahan lahan di IKN.

"Penguasaan lahan termasuk atensi kita, kita juga sudah bentuk satgas mafia tanah, mafia pelabuhan ada juga," ungkapnya Kamis (6/10/2022).

Baca juga: Pelaku Usaha dan Investor di IKN Nusantara Kaltim Bakal dapat Insentif dari Pemerintah

Ia menegaskan, jika ada temuan penguasaan lahan atau mafia tanah di IKN, maka pihaknya akan langsung menangani sesuai prosedur yang berlaku.

Pihaknya akan langsung mendatangi lokasi tanah yang bermasalah, dan menelusuri siapa saja yang terlibat dalam hal tersebut.

Ilustrasi lokasi titik nol Ibu Kota Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim. (Twitter @ikn_id)

Namun demikian, kata dia langkah awal yang akan dilakukan yakni dengan bermediasi terlebih dahulu.

"Seandainya ada, ya kita tangani sesuai prosedur, kita datangi tanah mana yang jadi masalah, siapa yang mempermasalahkan, siapa yang dimasalahkan, tentu kita akan bermediasi," bebernya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel