Ibu Kota Negara

BI Kaltim Sebut IKN Nusantara Jadi Tantangan UMKM Menangkap Peluang Bisnis dan Penggerak Ekonomi

Penulis: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Aris
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, Ricky Perdana Gozali mengungkapkan tantangan UMKM ke depan harus bisa optimis melihat peluang bisnis Ibu Kota Nusantara (IKN) ini akan disokong pihaknya bersama Pemprov Kaltim dan stakeholder terkait. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY)

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bank Indonesia Kalimantan Timur mengungkapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi tantangan nyata untuk Usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai peluang bisnis dan penggerak ekonomi.

Dalam gelaran acara garapan BI Kaltim bertema ”Kaltim Paradise of The East” yang diselenggarakan dalam rangka Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) hal ini ditegaskan bahwa UMKM mendapat sokongan dari seluruh stakeholder terkait.

Acara yang berlangsung selama 2 hari tersebut (9-10 Desember 2022) di Atrium Big Mall, Kota Samarinda juga menghadirkan pameran produk-produk UMKM buatan Bumi Mulawarman.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, Ricky Perdana Gozali mengungkapkan gelaran acara ini, sebagai bentuk dukungan ke UMKM kini terus didorong agar berkapasitas, berkualitas dan naik kelas.

Baca juga: Dua Desain Rumah Jabatan Menteri di IKN Nusantara, Tipe Downslope dan Upslope

UMKM menurutnya merupakan critical engine untuk perekonomian Indonesia atau secara nasional jumlahnya telah mencapai lebih dari 90 persen.

Keseluruhan unit usaha kontribusi UMKM pada PDB juga sebesar 60 persen dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional.

"Dengan peran strategis ini, tentu tidak lepas dukungan program kebijakan pemerintah, seperti bantuan insentif melalui pembiayaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), kredit usaha rakyat, digitalisasi pemasaran UMKM dan GBBI," terang Ricky, Jumat (9/12/2022).

Melihat pengembangan UMKM di Kaltim dimana sebagai salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Baca juga: Gubernur Isran Noor Harap Perempuan di Kaltim Peka dan Ikut Berperan di IKN Nusantara

Ricky mengatakan UMKM di Kaltim sangat urgent pengembangannya, ini semakin diperkuat seiring dengan pindahnya IKN ke Kaltim.

"Dengan adanya momentum tersebut (IKN) para pelaku usaha Kaltim harus menyusun strategi untuk menangkap peluang bisnis yang ada. Pemerintah juga harus memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan dan program pendukung untuk mengembangkan UMKM mengingat perannya sebagai penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja," jelasnya.

Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim bersinergi dengan Pemerintah Provinsi menyelenggarakan ”Kaltim Paradise of The East” dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas UMKM untuk naik kelas.

"Kegiatan yang mengangkat tema UMKM berkapasitas berkualitas dan naik kelas semakin memperkuat tujuan dari gerakan nasional bangga buatan Indonesia yaitu sebagai langkah strategis untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif melalui pengembangan UMKM," pungkas Ricky. (*)

Berita Terkini