Tingkatkan Kapasitas Kader, Rotary Club Balikpapan Gelar Pelatihan Pencegahan Stunting

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatihan peningkatan kapasitas kader yang digelar Rotary Club Balikpapan bersama Dinas Kesehatan dan DP3AKB di Puskesmas Sepinggan, Jumat (9/12/2022)

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam upaya meningkatkan kapasitas kader, Rotary Club Balikpapan bersama Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaksanakan pelatihan terhadap 20 kader.

Pelatihan ini berlangsung di Puskesmas Sepinggan, Kota Balikapapan, Kalimantan Timur, dengan mengusung tema 'Pelatihan Kader Rotary Dalam Pencegahan Stunting', Jumat (9/12/2022).

Assistant Governors Kalimantan Areas; Werner Goanna menguraikan, program ini adalah edukasi untuk membekali para kader yang akan turun ke lapangan, rumah-rumah warga, untuk membantu penanganan pencegahan stunting.

"Akan kami follow up selama 6 bulan ke depan, kalau berhasil dan dampaknya baik. Akan kami realisasi lagi di seluruh Kota Balikpapan. Penyakit Stunting bukan aib. Ayo sama-sama kita bisa cegah. Kita bersama menurunkan lagi angkat Stunting di Kota Balikpapan," ucapnya.

Baca juga: Waspada DBD, Dinas Kesehatan Balikpapan Minta Warga Giatkan Kerja Bakti

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr. Rinda Setyawati, tingkat stunting di Kota Balikpapan berada pada angka 10,82 persen.

Sementara itu, tingkat Stunting di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan memasuki angkat 19,30 persen.

Pada target secara nasional hingga tahun 2024 mendatang, Kota Balikpapan paling tidak ditarget 9 pesen angka stunting.

"Ini masih isu nasional, harus tetap diberantas. Harus tetap dicegah, harus tetap kita jaring penanganannya," tukas dr. Rinda.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Sepinggan Kota Balikpapan, drg. Sulastri menyambut baik kegiatan atas inisiasi dari Rotary Club Balikpapan.

Walaupun sebenarnya, puskesmas tengah menjalankan program untuk penanganan stunting.

"Sejak dari remaja, kami imbau untuk minum tablet tambah darah," kata dr. Sulastri.

Baca juga: Antisipasi Hepatitis Akut, Dinas Kesehatan Balikpapan Siapkan 20 Dokter Spesialis Anak

Ia mengungkapkan, setiap hari Jumat terdapat pemeriksaan HB di penjaringan SMP dan SMA untuk remaja putri.

Kemudian juga terdapat program Bekal Nikah Calon Pengantin (Benih Catin).

"Jadi kita membuka pelayanan, untuk calon pengantin, setiap Selasa dan Sabtu," sebut dr Sulastri.

Halaman
12

Berita Terkini