Berita Berau Terkini
DPPKBP3A Berau Optimalisasi Penguatan Pokja Kampung KB di Bumi Batiwakkal
Optimalisasi penguatan pokja kampung KB dalam menanggulangi stunting merupakan salah satu langkah dan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Berau
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - DPPKBP3A Berau menggelar sosialisasi Penguatan Kelompok Kerja Kampung Keluarga Berkualitas untuk meningkatkan peran serta masyarakat serta stakeholder dan forum masyarakat di wilayah kampung KB.
Optimalisasi penguatan pokja kampung KB dalam menanggulangi stunting merupakan salah satu langkah dan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Berau melalui DPPKBP3A.
Sekertaris DPPKBP3A Halijah Yasin menyampaikan sosialiasi ini bertujuan dalam memberikan penyuluhan serta informasi tentang program bangga kencana sehingga tujuan yang ingin dicapai di kampung KB dapat tercapai yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca juga: Hadiri Peringatan HAM Sedunia,Bupati Berau Sri Juniarsih: Kami Kedepankan Hak Asasi Manusia
Halijah Yasin menjelaskan kampung keluarga berkualitas merupakan konsep percepatan pembangunan keluarga yang terintegrasi dan komprehensif dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan individu, keluarga, dan masyarakat.
"Sehingga diharapkan dapat menghasilkan keluarga berkualitas dengan karakteristik keluarga yang tentram, mandiri dan bahagia yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan negara secara luas," ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (11/12/2024).
Oleh karena itu, penguatan peran Pemerintah Kabupaten Berau dalam optimalisasi penyelenggaraan kampung keluarga berkualitas sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas SDM dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga.
Kemudian, Asisten I Pemkab Berau Hendratno mengatakan Kampung KB sebagai sebagai wadah sistem penguatan dan optimalisasi sebagai sasaran dan objek yg akan dilaksanakan, institusi keluarga adalah seperti sebuh organisasi yang terstruktur dan sistematik dan menjadi salah satu pendukung keberhasilan dalam pencegahan stunting.
"Eksistensi kampung KB menjadi perhatian dari Pemerintah dan Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen dalam penguatan kampung KB, melalui program kesehatan berbasis masyarakat, peningkatan cakupan dan akses pendidikan, peningkatan cakupan layanan jaminan dan perlindungan sosial pada keluargadan masyarakat miskin serta rentan," ucapnya.
Selanjutnya, pemberdayaan ekonomi keluarga dan pendampingan serta pelayanan pada keluarga dengan risiko kejadian stunting.
"Keberadaan kampung keluarga berkualitas juga merupakan salah satu upaya dalam penurunan stunting di setiap daerah," pungkasnya. (*)
| Bahasa Banua Segera Jadi Mulok di Berau, Disdik Siapkan Implementasi di SMP |
|
|---|
| Bahasa Banua Kian Dekat Masuk Kurikulum, Guru di Berau Diberdayakan |
|
|---|
| Dinkes Berau Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Penanganan ODGJ Agar Lebih Optimal |
|
|---|
| Pemkab Berau Targetkan Tingkatkan Status Kabupaten Layak Anak Menjadi Nindya |
|
|---|
| Arah Sektor Pariwisata Berau Diperbaharui, Disbudpar Matangkan Draft Perubahan RIPARDA 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241211_DPPKBP3A-Berau.jpg)