Berita Samarinda Terkini

2 Unit Baru Kendaraan Damkar Samarinda, Kadis: Masih Belum Terpenuhi Kebutuhan

Dua mobil pemadam baru hadir di Samarinda, siap perkuat penanganan kebakaran dan layanan darurat 24 jam

TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON
MOBIL PEMADAM - Damkar Kota Samarinda dapat dua unit mobil pemadam kebakaran baru untuk mensuplai air saat kebakaran. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda resmi menerima dua unit mobil damkar baru pada tahun 2025 untuk memperkuat penanganan bencana kebakaran di Kota Tepian. 

Kedua armada tersebut berjenis water supply dengan kapasitas masing-masing 16.000 liter dan 5.000 liter, yang dirancang sebagai pendukung utama pasokan air dalam operasi pemadaman.

Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra AH, Mengatakan dua alustista yang berjenis Water Suplai tersebut sebagai mobil tanki pendukung saat kebakaran.

"Ya jadi tahun 2025 pada bulan ini datang unit baru kami yaitu mobil water supply di 16.000 liter atau 16 kubik untuk membackup saat kebakaran di Kota Samarinda, Yang satu yang di 5.000 liter atau 5 kubik adalah untuk berfungsi bisa untuk nyemprot jalan, Jadi fungsinya ganda," katanya.

Ia juga bilang, mobil yang berukuran 16 kubik tersebut telah memadai untuk melewati jalur yang ada di kota Samarinda, namun tidak untuk di jalan kecil maupun gang.

Baca juga: Warga Sungai Kapih Samarinda Serbu Beras SPHP Rp55 Ribu di Gerakan Pangan Murah

"Alhamdulillah kita sudah melakukan survey bisa terlewati, tapi untuk jalan-jalan sempit, istilahnya di gang tidak bisa karena fungsinya hanya untuk menyuplai air," katanya

Hendra juga mengatakan, selain fungsi mensuplai air saat kebakaran, dua unit tersebut bisa digunakan untuk menyemprot jalan yang debu, lumpur ataupun tumpahan solar dan beroperasi 24 jam.

"24 jam kita siap kalau misalnya ada tumpahan solar, oli itu bisa kita gunakan untuk penyemprot jalan yang terkena tumpah, Kemudian juga untuk pembersihan sisi-sisi jalan yang ada debu, yang ada pasir itu kita bisa gunakan," katanya.

Walaupun dua unit baru yang datang pada tahun ini, Namun Kadis Damkar itu menegaskan belum terpenuhi kebutuhannya di Kota Tepian.

Selain Mobil operasional Tenaga pemasaran juga masih belum maksimal di setiap posko.

"Belum masih ada beberapa posko yang perlu kita manjakan lagi termasuk personilnya kurang, yang masih ada 5 orang tiap posko ini belum ideal minimal kan satu Posko itu adalah 10 orang," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved