DLH Balikpapan Gelar Pemilihan Duta Lingkungan Cilik untuk Murid SD

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur untuk pertama kalinya menggelar ajang Duta Lingkungan Cilik 2025

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
HO/Humas Pemkot Balikpapan
DUTA CILIK LINGKUNGAN - Para duta cilik lingkungan hidup Balikpapan saat foto bersama dalam acara duta cilik 2025. (HO/Humas Pemkot Balikpapan) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPANDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur untuk pertama kalinya menggelar ajang Duta Lingkungan Cilik 2025 yang ditujukan khusus bagi siswa Sekolah Dasar (SD).

Sebelumnya, kegiatan serupa hanya menyasar kalangan pelajar SMP dan SMA.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Balikpapan, Dody Yulianto, mengatakan penyelenggaraan Duta Lingkungan Cilik ini merupakan langkah strategis Pemkot Balikpapan dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan hidup sejak usia dini.

Program ini juga sejalan dengan implementasi pendidikan berbasis lingkungan melalui Adiwiyata dan muatan lokal kebersihan serta lingkungan hidup di sekolah.

“Dengan adanya duta lingkungan cilik, kami berharap lahir kader-kader kecil yang tidak hanya memahami isu lingkungan, tetapi juga mampu mengimplementasikan perilaku peduli lingkungan dan menyebarluaskannya kepada teman-teman mereka,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Baca juga: DLH Balikpapan Targetkan 210 Unit Bank Sampah Akhir 2025

Dody menjelaskan, sasaran program ini adalah siswa kelas 4 hingga kelas 6 SD. Menurutnya, kelompok usia tersebut memiliki daya serap lebih tinggi dan lebih mudah menanamkan kebiasaan baik dibandingkan dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Anak-anak SD justru lebih cepat menerima pembelajaran tentang pentingnya menjaga lingkungan. Nilai itu lebih menancap di pikiran mereka sehingga berpotensi menjadi budaya yang berkelanjutan. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bisa memengaruhi teman-temannya,” terangnya.

DLH menilai, keberadaan duta lingkungan di sekolah dasar akan menjadi pionir dalam membangun kesadaran lingkungan di lingkungan pendidikan.

Nantinya, para siswa terpilih diharapkan menjadi teladan sekaligus penggerak bagi rekan-rekannya dalam hal menjaga kebersihan, mengelola sampah, hingga merawat ruang terbuka hijau di lingkungan sekolah.

Selain itu, DLH Balikpapan juga menekankan bahwa pembentukan duta lingkungan sejak usia dini adalah investasi jangka panjang.

Anak-anak yang terlibat bukan hanya sekadar mengikuti lomba atau pemilihan, tetapi diharapkan tumbuh menjadi generasi yang peduli lingkungan dan bahkan menjadi pemimpin masa depan di bidang tersebut.

Baca juga: DLH Balikpapan Dorong Pembentukan Bank Sampah untuk Kurangi Beban TPA Manggar

“Harapan kami, anak-anak ini bisa terus membawa semangat menjaga lingkungan, baik di rumah, di sekolah, maupun ketika mereka tumbuh dewasa nanti,” pungkas Dody.

Dengan hadirnya program ini, Pemkot Balikpapan optimistis budaya peduli lingkungan hidup bisa semakin mengakar di masyarakat, dimulai dari generasi muda. (*) 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved