Berita Pemkot Balikpapan
Walikota Balikpapan Ingatkan Bahaya Digital, Minta Orang Tua Lebih Aktif
Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengingatkan bahaya digital bagi anak, menekankan peran orang tua harus lebih aktif dalam pendampingan.
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Walikota Balikpapan Rahmad Masud menegaskan teknologi tak bisa dihindari, namun harus digunakan secara bijak.
- Anak-anak dinilai rentan terpapar konten negatif jika tanpa pengawasan orang tua.
- Kolaborasi keluarga, sekolah, dan tokoh agama jadi kunci membentuk karakter generasi muda.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Walikota Balikpapan, Rahmad Masud, mengingatkan masyarakat akan potensi bahaya perkembangan teknologi digital terhadap pembentukan karakter generasi muda, sekaligus meminta peran orang tua lebih aktif dalam melakukan pendampingan.
Ia menegaskan, derasnya arus digitalisasi tidak bisa dihindari, namun harus disikapi dengan bijak agar tidak berdampak negatif bagi anak-anak.
“Perkembangan teknologi terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kita tidak bisa menghindarinya, tetapi harus mampu beradaptasi dan memanfaatkannya secara bijak,” ujar Rahmad saat diwawancarai TribunKaltim.co di Rumah Dinas Jabatan Walikota Balikpapan, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, persoalan utama bukan pada teknologi itu sendiri, melainkan pada cara penggunaannya, terutama oleh anak-anak yang masih rentan terpengaruh konten negatif.
Baca juga: Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud Segera Lantik Pejabat Baru, Posisi Sekwan hingga Kepala OPD Diisi
Tanpa pengawasan yang memadai, media sosial berpotensi memengaruhi nilai dan perilaku generasi muda.
“Kita tidak bisa hanya melarang. Kalau dilarang, mereka bisa saja melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Yang lebih penting adalah bagaimana kita mendampingi dan mengawasi mereka,” kata Rahmad Masud.
Ia menambahkan, peran keluarga menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter anak di tengah arus digitalisasi yang semakin kuat.
Selain itu, peran guru di sekolah serta tokoh agama juga dinilai penting dalam memberikan edukasi penggunaan teknologi yang sehat dan bertanggung jawab.
Baca juga: Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud Minta Warga Rekam ASN Keluyuran Saat WFH
"kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam membentuk karakter anak di tengah arus digitalisasi yang semakin kuat," ungkap Rahmad Masud.
Rahmad Masud mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih konten dan platform media sosial, serta mendorong anak-anak mengakses informasi yang bersifat positif dan edukatif.
“Teknologi harus menjadi sahabat yang membawa manfaat, bukan justru merusak masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Ia menegaskan, menjaga generasi muda agar tetap memiliki nilai moral yang kuat merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan pendampingan yang tepat, kita bisa menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya. (*)
| RAT Koperasi Korpri Beriman 2025, Pemkot Balikpapan Tekankan Transparansi dan Inovasi |
|
|---|
| UMKM Balikpapan Masih Aman dari Dampak Kenaikan Harga Plastik, Stok Jadi Penopang |
|
|---|
| Riuh Tawa 2.300 Anak Warnai Gebyar PAUD Balikpapan 2026 di BSCC Dome |
|
|---|
| Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud Segera Lantik Pejabat Baru, Posisi Sekwan hingga Kepala OPD Diisi |
|
|---|
| Grand Final Duta Wisata 2026, Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud Bidik Panggung Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260424_Walikota-Balikpapan-Rahmad-Masud-mengingatkan-bahaya-digital-bagi-anak.jpg)