Indexim Coalindo
Abdul Majid Menantang Ombak, Dorong Nelayan di Kutim Kompak
Aroma asin laut dan gemuruh ombak menjadi latar belakang suara di rumah yang menjadi lokasi pertemuan kelompok nelayan di Kecamatan Kaliorang
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, KUTAI TIMUR - Aroma asin laut dan gemuruh ombak menjadi latar belakang suara di rumah yang menjadi lokasi pertemuan kelompok nelayan di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, malam itu.
Para nelayan duduk melingkar sambil mendiskusikan apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penghasilan mereka di tengah situasi harga BBM yang sedang tinggi saat ini.
Di tengah-tengah mereka tampak seorang lelaki usia jelang empat puluhan yang memfasilitasi jalannya pertemuan.
Tutur katanya mengalir, mengajak para nelayan menjelajahi ide-ide kreatif untuk menguatkan kelompok nelayan dan sekaligus meningkatkan penghasilan mereka.
Dialah Abdul Majid. Laki-laki ini adalah petugas penyuluh lapangan (PPL) perikanan untuk wilayah Kecamatan Kaliorang, tanah kelahirannya.
“Perlunya perhatian pada pengembangan kelompok nelayan di wilayah pesisir,” tutur Majid, demikian ia disapa, menceritakan sebab-musababnya terjun sebagai PPL perikanan di desanya. Itulah yang menjadi mimpinya untuk meningkatkan sektor perikanan di Kaliorang.
Namun, bukan berarti Majid tidak menemui tantangan dalam mewujudkan mimpinya. Merajut kekompakan di antara para kepala keluarga yang terbiasa bekerja keras di laut lepas bukanlah perkara instan.
Tantangan kolektif terbesar saat ini bukan sekadar ombak badai atau kelangkaan ikan, melainkan bagaimana duduk bersama dan membahas terobosan-terobosan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Perubahan dimulai ketika program pendampingan intensif masuk ke tengah-tengah mereka. Para nelayan ditantang untuk memperkuat pengorganisasian kelompoknya.
Di saat itulah mimpi Majid berjumpa dengan PT Indexim Coalindo yang juga mengusung program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bagi nelayan di Desa Kaliorang.
Tidak sekadar mendampingi penyaluran bantuan kapal bagi kelompok nelayan, bersama-sama dengan PT Indexim Coalindo, Majid juga mengorganisir beberapa kegiatan pelatihan bagi mereka. Diantaranya ialah pelatihan penggunaan alat tangkap yang efektif dan pelatihan manajemen kelompok nelayan.
“Pengorganisasian dan penguatan kelembagaan nelayan menjadi kunci bagi kebersamaan dan keswadayaan untuk menghadapi berbagai tantangan,” tutur Majid. Maka proses belajar bersama untuk melakukan pencatatan hasil tangkapan ikan, memperbaiki administrasi kelompok, dan membagi peran kepengurusan kelompok adalah beberapa hal yang digeluti bersama kelompok.
Majid juga melemparkan ide yang kemudian dikerjakan bersama oleh kelompok, yaitu melaksanakan iuran wajib yang dikelola secara transparan. Manfaatnya ialah untuk mengantisipasi kebutuhan darurat maupun pinjaman modal usaha anggota.
Selain itu, ide untuk mengembangkan rumpon dan keramba juga dilaksanakan sebagai alternatif untuk menambah penghasilan nelayan.
Perlahan namun pasti, pertumbuhan positif terjadi berkat pendampingan yang dilakukan.
Majid tidak sekadar mendampingi kelompok nelayan untuk menantang ombak, melainkan juga membuat mereka kompak dalam berorganisasi dan menyelesaikan berbagai masalahnya. Waktu yang akan menjadi saksinya. (*)
PT Indexim Coalindo
Indexim Coalindo
Kecamatan Kaliorang
Kabupaten Kutai Timur
Program PPM
Manajer CSR PT Indexim Coalindo
Ditto Santoso
TribunKaltim.co
| Tingkatkan Mutu Pendidikan, PT Indexim Coalindo Latih Guru dan Manajemen Sekolah di Kaubun |
|
|---|
| Kisah Joko Purnomo, Gerakkan Warga Kutai Timur Tanam Sayur dari Pekarangan Rumah |
|
|---|
| 50 Pemulung TPA Batota Terima Sembako dari Indexim Coalindo Jelang Lebaran |
|
|---|
| PT Indexim Coalindo dan Pemdes Pengadan Kembali Gelar Festival Ramadhan |
|
|---|
| Kolaborasi PT Indexim Coalindo dan Desa Bangun Jaya Berdayakan Perempuan Pelaku Usaha Konveksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260528_Abdul-Majid-PPL-Perikanan-Bersama-PT-Indexim-Coalindo.jpg)