Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Beroperasi di Pegunungan Bintang, KKB Papua Pimpinan Lamek Taplo Tewaskan TNI-Polri

Beberapa hari terakhir kondisi di Papua kembali memanas, salah satu tokoh pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yakni Lamek Taplo

Editor: Christoper Desmawangga
Istimewa via Tribun-Papua.com
Salah satu bangunan yang di bakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beberapa hari terakhir kondisi di Papua kembali memanas, salah satu tokoh pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yakni Lamek Taplo jadi sorotan.

Ternyata, Lamek Taplo merupakan tokoh lama yang kembali muncul ke permukaan usai melakukan teror di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Bahkan, aksi teror sebelumnya mengakibatkan sejumlah korban jiwa, termasuk dari TNI dan Polri.

Lamek Taplo adalah pimpinan KKB Papua yang beroperasi di Pegunungan Bintang.

Dulu sempat hilang saat kelompok Egianus Kogoya hingga Lekagak Telenggen, eksis.

Baca juga: Kondisi Prajurit TNI yang Terluka Usai Kontak Senjata dengan KKB Papua, juga Fasilitas Umum Dibakar

Baca juga: Kontak Senjata, KKB Papua Bakar Fasilitas Umum & 1 Prajurit TNI Tertembak, Bagaimana Nasib PON XX?

Baca juga: TNI Temukan Lokasi Markas Besar KKB Papua, Senjata Api dari Amerika Serikat Diamankan

Namun saat Lekagak dan Egianus mengilang, Lamek Taplo muncul dan menyerang.

Kelompok Lamek Taplo adalah pelaku penembakan prajurit, hingga pembakaran fasilitas umum.

Lamek Taplo kembali muncul setelah pembakaran sejumlah fasilitas umum dan penembakan anggota TNI pada Senin (13/9/2021).

Ia adalah pimpinan dari KKB Ngalum Gupel di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Melansir dari Tribun Papua, dia adalah Panglima Komando Daerah Pertahanan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau yang disebut TPNPB.

Baca juga: Sergap dan Amankan Senjata Api dari Amerika Serikat, TNI Temukan Lokasi Markas Besar KKB Papua

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved