Senin, 8 Juni 2026

Berita Tarakan Terkini

Pasca Gempa 7,2 SR Kinabalu, BPBD Tarakan Pastikan Nihil Kerusakan, Warga Rasakan Getaran Halus

BPBD tidak ada laporan kerusakan bangunan pasca-gempa bermagnitudo 7,2 SR yang berpusat di Kinabalu, Malaysia, dini hari tadi.

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/ANDI PAUSIAH)
KONDISI KONDUSIF - Aktivitas masyarakat di Kota Tarakan terpantau berjalan normal dan kondusif, Senin (23/2/2026). Meskipun getaran gempa dari Kinabalu sempat dirasakan sebagian warga dini hari tadi, tidak ditemukan adanya dampak kerusakan fasilitas umum maupun pemukiman warga. (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan mengonfirmasi hingga Senin (23/2/2026) siang pukul 11.40 WITA, tidak ada laporan kerusakan bangunan pasca gempa bermagnitudo 7,2 SR yang berpusat di Kinabalu, Malaysia, dini hari tadi.

Kepala BPBD Tarakan, Yonsep, menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak kelurahan mengenai dampak gempa.

Namun, ia mengakui beberapa warga sempat menghubungi dirinya sesaat setelah kejadian untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Belum ada laporan kerusakan. Tadi dini hari sekitar pukul dua lewat, ada warga dari Juata Laut yang menelepon menanyakan apakah benar ada gempa karena mereka merasakan getaran," ujar Yonsep, Senin (23/2/2026).

Baca juga: Gempa 7,2 SR Guncang Utara Kinabalu, BMKG Tarakan: Getaran Terasa di Kaltara Namun Tidak Signifikan

Yonsep menambahkan, pertanyaan serupa juga datang dari warga di wilayah Tarakan Barat dan Utara. Ia pun langsung berkoordinasi dengan Kasi Kedaruratan dan Logistik untuk memantau situasi di lapangan.

"Sejauh ini warga hanya sekadar bertanya untuk memastikan. Kami tetap meminta masyarakat untuk selalu waspada terhadap setiap risiko kebencanaan, meski pusat gempanya cukup jauh," tambahnya.

Fenomena ini dirasakan berbeda-beda oleh warga Tarakan.

Suiman, warga Kampung Satu, Tarakan Tengah, mengaku merasakan getaran halus. 

"Rasanya seperti ada truk besar lewat di depan rumah. Ada goyang sedikit, tapi sebentar saja," ungkapnya.

Sebaliknya, warga di daerah lain seperti Jembatan Besi dan Gunung Lingkas mengaku tidak merasakan guncangan sama sekali.

Baca juga: Baru Saja! Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Cilacap Jawa Tengah, Cek Info BMKG

Hal ini kemungkinan terjadi karena gempa berlangsung saat jam tidur masyarakat dan kekuatan getaran (skala MMI) yang sampai ke Tarakan tergolong rendah. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved