Jumat, 17 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Basarnas Tarakan Siaga SAR Khusus, Perketat Pengamanan Wisata Pantai Amal

Memasuki H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan, Kalimantan Utara

Editor: Budi Susilo
HO/Basarnas Tarakan
MUDIK LEBARAN 2026 - Memasuki H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis. Personel dikerahkan secara khusus untuk menjaga kawasan wisata Pantai Amal serta objek vital seperti bandara dan pelabuhan guna menjamin keselamatan pemudik dan wisatawan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Memasuki H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis. 

Personel dikerahkan secara khusus untuk menjaga kawasan wisata Pantai Amal serta objek vital seperti bandara dan pelabuhan guna menjamin keselamatan pemudik dan wisatawan.

Kepala Kantor SAR Tarakan melalui Kasi Ops Dede Hariana menjelaskan bahwa Siaga SAR Khusus ini merupakan langkah antisipasi mengingat lonjakan pengunjung biasanya terjadi satu hari setelah lebaran.

"Kami mengerahkan 10 personel dengan satu unit truk di kawasan Pantai Amal. Selain itu, kami menyiagakan alat keselamatan seperti ring boy, perahu karet, dan life jacket untuk pengamanan di sana," ujar Dede, Minggu (22/3/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS - Speedboat Terbalik di Bulungan Kaltara, SAR Tarakan: 30 Orang dalam Pencarian

Selain lokasi wisata, Basarnas Tarakan menyebar personel di berbagai pintu masuk kota.

Pengamanan ini telah berlangsung sejak 13 Maret dan akan terus disiagakan hingga 30 Maret 2026 mendatang.

Berikut adalah pembagian titik siaga personel Basarnas Tarakan:

  • Pelabuhan Juata Laut: Disiagakan satu unit kapal negara, KN SAR Seta.
  • Pelabuhan Tengkayu I & Pelabuhan Malundung: Masing-masing ditempatkan 3 personel beserta armada cepat Rigid Buoyancy Boat (RBB) dan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk respons darurat yang lebih cepat.
  • Bandara Juwata Tarakan: Personel siaga penuh selama 24 jam untuk memantau arus kedatangan dan keberangkatan penumpang dari malam hingga subuh.

Tidak hanya di Tarakan, kesiapsiagaan juga diperluas ke wilayah Kalimantan Utara lainnya, termasuk pengerahan 10 personel di Kabupaten Bulungan dan pos SAR di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Hingga saat ini, Basarnas melaporkan kondisi pengamanan Lebaran di Tarakan masih dalam status zero accident atau tanpa kecelakaan.

Namun, Dede mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah, terutama terkait peringatan BMKG mengenai potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem di perairan Kalimantan Utara.

"Kesiapan alutsista baik di darat maupun laut sudah kami pastikan melalui sea trial. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan (safety), terutama saat menggunakan transportasi laut," tegasnya.

Basarnas secara khusus menyoroti pentingnya penggunaan pelampung (life jacket) bagi penumpang speedboat.

Baca juga: Basarnas Siapkan 72 Personel untuk di SAR Tarakan dan Nunukan untuk Pengamanan Nataru

"Kami tidak menginginkan ada kejadian kapal terbalik tanpa alat keselamatan. Penumpang harus memakai life jacket," tuturnya. 

Jika tidak sedang dipakai, pastikan pelampung diletakkan di dekat jangkauan agar saat terjadi kondisi darurat, penumpang bisa langsung memegangnya.

"Pemilik speedboat juga wajib menyediakan fasilitas ini," pungkas Dede. (*)

 

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved