Rabu, 8 April 2026

Berita Nunukan Terkini

Modus Baru Begal di Sebatik, Ranting Dipasang untuk Jebak Pengendara

Dugaan modus baru begal dengan memasang ranting pohon di tengah jalan mulai meresahkan warga Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

HO
MODUL BARU BEGAL - Ranting pohon dan buah kelapa sawit ditemukan melintang di badan jalan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diduga sengaja dipasang sebagai modus aksi begal, Minggu (29/3/2026) dini hari. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas, terutama pada malam hingga dini hari. (HO) 

Ringkasan Berita:
  • Warga Sebatik resah, temukan ranting melintang di jalan minim penerangan
  • Dugaan modus begal untuk menghentikan pengendara, viral di media sosial
  • Polisi tingkatkan patroli malam dan lakukan penyelidikan

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN – Dugaan modus baru aksi begal dengan memasang ranting pohon di tengah jalan mulai meresahkan warga Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Penghalang tersebut ditemukan di sejumlah titik jalur sepi dan minim penerangan, diduga sengaja dipasang untuk menghentikan pengendara.

Aksi ini ramai diperbincangkan setelah sejumlah warga membagikan pengalaman mereka di media sosial, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari.

Salah satunya diunggah akun Facebook Asra Tasya, yang mengaku mengalami kejadian mencekam saat melintas menuju Pelabuhan Feri Liang Bunyu pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 04.00 Wita.

Baca juga: Lari ke Balikpapan, Buronan Begal Motor Eks Bandara Temindung Diringkus Tim Jatanras

Ia mengatakan, sepanjang perjalanan dirinya bersama keluarga harus berhenti sebanyak untuk menyingkirkan penghalang yang diduga sengaja dipasang.

“Kami kaget karena di tengah jalan ada ranting kayu, potongan pohon. Seperti disusun sengaja,” ujarnya dalam video yang diunggah di Facebook.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan karena berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menghentikan pengendara, terutama yang melintas seorang diri.

Ia menyebutkan, selama ini jalur tersebut dikenal relatif aman dan sering dilalui warga. Namun kejadian kali ini membuatnya lebih waspada.

Baca juga: Kisah Ojol Nyaris Jadi Korban Begal di Palaran: Nekat Banting Motor, Lawan Pelaku Bersenjata Tajam

“Kalau jalan sendirian siaplah dibegal dan bisa jadi sasaran. Untungnya kami waktu itu rombongan, jalan dua motor boncengan dan satu mobil pikap,” tambahnya.

Keresahan warga Sebatik bukan tanpa alasan.

Sebelumnya, sempat terjadi aksi perampokan di sebuah toko di wilayah tersebut, bahkan dalam rekaman CCTV pelaku terlihat membawa benda yang menyerupai senjata api.

Menanggapi hal ini, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan aksi kejahatan tersebut.

Baca juga: Pelaku Begal di Paser Diringkus Tim Bayo Telake Polsek Long Kali, Rencana Kabur ke Jawa Gagal

Kapolsek Sebatik Barat, Iptu Erikson Marpaung, mengatakan pihaknya telah meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi tindak kriminal.

“Patroli sudah kami tingkatkan, terutama pada malam hingga dini hari untuk mengantisipasi tindak kriminal,” katanya, Rabu (1/4/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara, serta menghindari bepergian seorang diri di waktu rawan.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan pelaku di balik dugaan aksi tersebut, sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved