Rabu, 8 April 2026

Nasib Kaltim Air

Kaltim Air Tak Jelas, Gubernur Enggan Komentar

Awang meminta bersabar menanti kabar menggembirakan terkait nasib Kaltim Air. Nanti ada saatnya saya komentar soal itu.

Penulis: Rafan Dwinanto | Editor: Fransina Luhukay
zoom-inlihat foto Kaltim Air Tak Jelas, Gubernur Enggan Komentar
Pesawat Kaltim Air saat diresmikan.

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak enggan berkomentar ketika ditanya nasib maskapai kebanggaannya, Kaltim Air. “Saya no coment dulu kalau itu (Kaltim Air),” ujar Awang yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Awang hanya meminta bersabar menanti kabar menggembirakan terkait nasib Kaltim Air. “Nanti ada saatnya saya komentar soal itu. Saat ini saya no comment dulu,” tandasnya.

Sebelumnya, Awang juga pernah meminta Bupati/Walikota patungan untuk menghidupkan Maskapai Kaltim Air. Perusahaan yang beroperasi di Kaltim juga pernah diajak menanamkan modalnya di maskapai yang digadang-gadang menjadi jembatan udara di Kaltim ini.

Anggota DPRD Kaltim, Dahri Yasin menuturkan, kesanggupan PT MAR dalam menghidupkan Kaltim Air, merupakan bagian dari kesepakatan diberikannya hak keikutsertaan PT Poros Energi (PE) mengelola Blok Migas Rapak Ganal, yang ada di Kaltim.

“PT MAR waktu itu menyanggupi menyediakan dua unit pesawat jenis ATR untuk Kaltim Air. Karena merupakan bagian kesepakatan antara Pemprov Kaltim dengan PT PE yang merupakan induk perusahaan PT MAR, di Blok Rapak Ganal,” urai Dahri, Minggu (7/9).

Politisi Golkar ini meminta PT MAR segera merealisasikan komitmen menghidupkan Maskapai Kaltim Air. “Ya karena itu bagian dari kesepakatan. PT PE diikutsertakan di Blok Rapak Ganal. Maka anak perusahaannya yakni PT MAR menghidupkan Kaltim Air,” pintanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved