Rabu, 15 April 2026

Daya Tarik Digital Learning sebagai Pilihan Utama Meraih Gelar Sarjana

Kehadiran teknologi digital mampu mengubah banyak hal. Tak sedikit dari aktivitas kehidupan manusia beralih dari cara tradisional menjadi cara baru.

Editor: Sumarsono
IST
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) telah memiliki bisnis inkubator seperti di “Sand Box”, bernama Skystar Ventures. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kehadiran teknologi digital mampu mengubah banyak hal. Tak sedikit dari aktivitas kehidupan manusia saat ini beralih dari cara tradisional menjadi cara baru yang dimediasi oleh teknologi.

Pesatnya perkembangan teknologi digital tersebut mendorong sistem pendidikan di Indonesia harus mau dan mampu beradaptasi dengan tren pembelajaran baru yaitu hybrid learning system.

Sistem ini memadukan proses pembelajaran tatap muka dengan proses pembelajaran secara daring. Saat ini, semua institusi Pendidikan sedang mengupayakannya, terlebih lagi karena adanya desakan pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020.

Ketua Program Studi Digital Learning Strategic Communication (UDL), Helga Liliani Cakra Dewi (tangkapan layar)
Ketua Program Studi Digital Learning Strategic Communication (UDL), Helga Liliani Cakra Dewi (tangkapan layar) (Tangkapan layar)

Sisi positifnya, pandemi yang terjadi tidak lantas menghentikan aktivitas belajar dan mengajar, namun justru menjadi momentum penting untuk mengawali penyesuainan sistem Pendidikan dan menjawab tantangan kemajuan zaman.

Melihat perkembangan yang terjadi, tak sedikit Lembaga Pendidikan di tingkat universitas yang membuka program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis digital learning.

Salah satu kampus yang serius menggarap program digital learning adalah Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Kampus yang berlokasi di Gading Serpong, Tangerang ini telah membuka program pembelajaran berbasis digital yang diberi nama UMN Digital Learning (UDL).

UDL merupakan sebuah unit pendidikan di bawah naungan Universitas Multimedia Nusantara yang telah mendapatkan Akreditasi Institusi Pendidikan Unggul (A).

Dengan menerapkan sistem pembelajaran digital, kegiatan belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, hal tersebut merupakan sebuah keunggulan jika dibandingkan dengan sistem pembelajaran secara tatap muka atau tradisional.

Sehingga sangat cocok bagi mahasiswa yang memiliki kendala waktu dan jarak dalam belajar di perguruan tinggi.

Dengan metode belajar yang fleksibel, pekerja professional, ibu rumah tangga, entertainer, dan entrepreneur dapat meraih gelar Sarjana S1 dengan waktu belajar yang fleksibel.

Kegiatan pembelajaran di UDL dilakukan secara  sinkron maya (video conference) dan asinkronus mandiri. Dengan model pembelajaran tersebut, interaksi antara mahasiswa dan dosen dapat dilakukan tanpa terikat ruang dan waktu.

Keunggulan lainnya, materi pembelajaran di UDL dikembangkan dan dirancang oleh dosen yang ahli di bidangnya.  Materi belajar tersebut juga diproduksi melalui proses sudah teruji untuk mendukung pembelajaran digital yang berkualitas.

Selain itu, kehadiran dosen tamu dan praktisi juga dapat memberikan penyegaran pembelajaran kepada mahasiswa dengan membahas studi kasus yang aktual dan praktis.

Tak hanya itu, UDL juga memiliki program entrepreneur yang berkolaborasi dengan Skystar Ventures, business incubator yang berada di bawah naungan UMN, dengan begitu mahasiswa memiliki kesempatan untuk menjadi entrepreneur yang dapat membangun dan mengembangkan sebuah bisnis ketika lulus nantinya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved