Jumat, 10 April 2026

Pilkada Samarinda 2024

DPP PKB Panggil 5 Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Samarinda 

DPP PKB telah memanggil lima bakal calon walikota dan wakil walikota Samarinda yang akan maju pada Pilkada 2024 mendatang.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy 
Ketua Tim Desk Pilkada DPC PKB Samarinda, Wahyudin saat menjelaskan bahwa Andi Harun, Sapto Setyo Pramono (bacalon walikota), serta Syaparudin, Nidya Listiyono, Agus Tri Susanto (bacalon wawali) telah DPP PKB untuk menjalani fit and proper test, Sabtu (25/5/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memanggil 5 bakal calon (bacalon) walikota dan wakil walikota Samarinda.

Lima figur itu merupakan yang mendaftar ke DPC PKB Samarinda untuk ikut dalam Pilkada 2024 mendatang.

Ketua Tim Desk Pilkada DPC PKB Samarinda, Wahyudin mengatakan, ada 5 yang telah dipanggil pada Sabtu (25/5/2024) kemarin untuk menjalani fit and proper test.

“Iya, benar, DPP PKB memanggil Andi Harun, Sapto Setyo Pramono (bacalon walikota) serta Syaparudin, Nidya Listiyono, Agus Tri Susanto (bacalon wawali),” sebutnya, Minggu (26/5/2024).

Baca juga: Kabinet Prabowo Gibran - Jokowi Titip 2 Menteri, Nasdem dan PKB Dapat Jatah 2 Kursi

Dilanjutkan Wahyudin, setelah fit and proper test bagi 5 bacalon yang mendaftar di DPC PKB Kota Samarinda akan dilanjutkan ke tahapan mendapat surat tugas untuk keleluasaan dalam berkomunikasi politik.

“Dilanjutkan (diberi) surat tugas diberikan DPP ke para calon. Setelah mereka mengemban tugas sesuai arahan DPP, baru rekomendasi siapa dari 5 bacalon akan dipilih atau ditetapkan,” tegasnya.

Wahyudin sendiri terus memonitoring perkembangan terkait 5 bacalon yang mendapat surat tugas dari DPP PKB.

Baca juga: PKB dan Nasdem Diprediksi Dapat 2 Kursi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Bagimana dengan PAN?

Ia mengatakan bahwa surat tugas ini merupakan separuh perjalanan sebelum mendapat rekomendasi resmi dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Iya artinya apa yang mereka sampaikan dan disepakati dan siap bertugas mengemban amanah yang diberikan partai sebelum akhirnya mendapat rekom resmi,” tandas Wahyudin.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved