Minggu, 24 Mei 2026

Kesehatan

Cegah Speech Delay, Ini 6 Aktivitas Mudah untuk Merangsang Anak Cepat Bicara

Kebiasaan sederhana di rumah ternyata bisa membantu anak cepat bicara sekaligus mencegah speech delay

Tayang:
Canva.com
STIMULASI BICARA ANAK - Ilustrasi Ibu dan Anak. Aktivitas sederhana seperti mengobrol, membaca buku, dan bernyanyi dinilai efektif membantu anak lebih cepat berbicara serta mencegah speech delay. (HO/Canva.com) 

Ringkasan Berita:
  • Orang tua dapat membantu anak cepat bicara melalui stimulasi sederhana sejak bayi.
  • Membaca buku, menggunakan gestur, hingga bernyanyi efektif memperkaya kosakata anak.
  • Respons empati dan memberi kesempatan anak menjawab juga penting mencegah speech delay.

TRIBUNKALTIM.CO - Kemampuan berbicara menjadi salah satu tahap penting dalam tumbuh kembang anak.

Karena itu, orang tua perlu memberikan stimulasi sejak dini agar kemampuan bahasa si kecil berkembang optimal dan terhindar dari risiko keterlambatan bicara atau speech delay.

Mengutip dari TribunHealth.com, ada berbagai aktivitas sederhana yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak lebih cepat berbicara.

Mulai dari rutin mengajak ngobrol sejak bayi, membaca buku cerita, hingga bernyanyi bersama, semua aktivitas tersebut ternyata memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan bahasa anak.

Selain membantu memperkaya kosakata, stimulasi rutin juga membantu anak membangun rasa percaya diri saat belajar berbicara.

Baca juga: 7 Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan, Bisa Stabilkan Gula Darah hingga Kurangi Gejala PMS

1. Ajak Anak Mengobrol Sejak Bayi

Mengajak anak berbicara secara langsung menjadi langkah paling dasar namun sangat penting dalam merangsang kemampuan bahasa.

Meski bayi belum mampu merespons dengan kalimat lengkap, otak mereka tetap aktif merekam berbagai suara dan kosakata yang didengar setiap hari.

Orang tua disarankan membiasakan diri menceritakan aktivitas yang sedang dilakukan di dekat anak.

Misalnya saat mengganti pakaian, menyiapkan makanan, atau mengajak berjalan-jalan di rumah.

Kebiasaan sederhana ini membantu anak mengenali pola bahasa dan memperkaya kosakata sejak usia dini.

Baca juga: 2 Manfaat Utama Budidaya Gaharu di Malinau, Solusi Cerdas Pengganti Tradisi Mengusa

2. Gunakan Gestur Saat Berbicara

Selain mendengar kata, anak juga belajar memahami bahasa melalui visual dan gerakan.

Karena itu, orang tua dianjurkan menggunakan gestur atau gerakan tangan saat berbicara dengan anak.

Misalnya dengan menunjuk benda tertentu saat menyebut namanya atau memperagakan gerakan sederhana.

Sumber: Tribun health
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved