Pendidikan
Syarat Beasiswa DataPrint 2026 untuk Pelajar SMP, SMA, dan Mahasiswa
Program Beasiswa DataPrint 2026 kembali dibuka dan menjadi angin segar bagi pelajar serta mahasiswa di berbagai daerah Indonesia.
TRIBUNKALTIM.CO - Program Beasiswa DataPrint 2026 kembali dibuka dan menjadi angin segar bagi pelajar serta mahasiswa di berbagai daerah Indonesia.
Memasuki tahun ke-15 penyelenggaraannya, beasiswa ini konsisten hadir sebagai bentuk dukungan sektor swasta terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dan mahasiswa yang masih aktif menempuh studi dari jenjang SMP hingga perguruan tinggi.
Beasiswa DataPrint 2026 menyasar pengguna produk DataPrint yang dikenal luas sebagai merek tinta printer dan perlengkapan cetak yang banyak digunakan di lingkungan pendidikan, perkantoran, hingga usaha percetakan.
Sejak pertama kali digelar pada 2011, program ini terus dijalankan secara berkelanjutan dan terbuka secara nasional, sehingga dapat diakses oleh peserta dari berbagai latar belakang daerah maupun institusi pendidikan.
Berbeda dengan beasiswa akademik berskala besar, Beasiswa DataPrint 2026 dirancang sebagai bantuan dana pendidikan tambahan yang bertujuan meringankan kebutuhan penunjang belajar.
Meski nominal bantuan yang diberikan bersifat satu kali, program ini mengedepankan pemerataan kesempatan, di mana setiap pelajar dan mahasiswa memiliki peluang yang sama tanpa dibatasi kuota wilayah, sekolah, atau perguruan tinggi.
Baca juga: Viral Mahasiswa ITK Kecewa Beasiswa Gratispol Dibatalkan, Ini Kriteria Penerima Sesuai Pergub Kaltim
Melalui Beasiswa DataPrint 2026, perusahaan tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga menunjukkan komitmen sosial dalam mendukung generasi muda Indonesia.
Informasi lengkap mengenai varian produk DataPrint dapat diakses melalui situs resmi perusahaan di www.dataprint.co.id.
Benefit Beasiswa DataPrint 2026
Perlu dipahami sejak awal bahwa Beasiswa DataPrint bukanlah beasiswa penuh yang menanggung seluruh biaya pendidikan.
Program ini memberikan bantuan dana pendidikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp500.000 kepada setiap penerima yang lolos seleksi.
Dana tersebut diberikan satu kali dan ditujukan sebagai dana tambahan untuk membantu kebutuhan pendidikan, seperti pembelian buku, alat tulis, biaya penunjang akademik, atau kebutuhan belajar lainnya.
Meskipun nominalnya tidak besar, filosofi program ini terletak pada pemerataan kesempatan. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah, sekolah, atau perguruan tinggi.
Artinya, pelajar di daerah mana pun memiliki peluang yang sama dengan mereka yang berada di kota besar.
Pendekatan ini dilakukan agar manfaat beasiswa dapat dirasakan secara luas oleh pengguna DataPrint di seluruh Indonesia.
Empat Periode Pendaftaran, Kesempatan Lebih Besar
Beasiswa DataPrint 2026 dirancang dengan sistem pendaftaran per dua bulan.
Total terdapat empat periode pendaftaran dalam satu tahun. Skema ini memberikan kesempatan lebih besar bagi peserta yang belum berhasil pada periode awal untuk mencoba kembali di periode berikutnya.
Untuk Periode 1 tahun 2026, pendaftaran dibuka mulai 12 Januari hingga 5 April 2026.
Sementara itu, pengumuman penerima beasiswa untuk periode ini dijadwalkan pada 10 April 2026.
Jadwal yang cukup panjang ini memberikan waktu yang memadai bagi peserta untuk mempersiapkan seluruh persyaratan, terutama pembuatan video essay yang menjadi aspek penilaian utama.
Sasaran Penerima
Beasiswa DataPrint 2026 ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa aktif, mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga mahasiswa D3, D4, dan S1.
Program ini tidak membedakan latar belakang sekolah negeri atau swasta, maupun perguruan tinggi negeri dan swasta.
Selama peserta masih aktif belajar dan memenuhi persyaratan, mereka berhak mendaftar.
Peserta yang saat ini menerima beasiswa dari sekolah, kampus, atau pemerintah tetap diperbolehkan mengikuti program ini.
Namun, bagi mereka yang sedang menerima beasiswa dari perusahaan swasta lain, tidak diperkenankan mendaftar. Kebijakan ini diterapkan agar bantuan dari sektor swasta dapat tersebar lebih merata.
Mekanisme Penilaian yang Transparan
Penilaian Beasiswa DataPrint dilakukan berdasarkan beberapa aspek utama.
Video essay menjadi komponen paling penting karena menggambarkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keberanian peserta dalam menyampaikan gagasan.
Selain itu, prestasi akademik maupun non-akademik, keaktifan dalam organisasi atau kegiatan sosial, serta kejelasan informasi pendaftaran juga turut menjadi pertimbangan.
Salah satu unsur penilaian yang sering luput diperhatikan adalah pencantuman tautan informasi beasiswa. Peserta diharapkan membagikan informasi Beasiswa DataPrint melalui media sosial pribadi sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menyebarluaskan program pendidikan.
Persyaratan Umum Pendaftaran Beasiswa DataPrint 2026
Dikutip dari laman beasiswadataprint.com, berikut adalah persyaratan umum yang harus dipenuhi peserta, disusun secara berurutan sesuai ketentuan resmi:
- Peserta merupakan pelajar atau mahasiswa aktif, mulai dari jenjang SMP, SMA/SMK sederajat, hingga perguruan tinggi D3, D4, dan S1.
- Peserta terlibat aktif dalam kegiatan atau organisasi di sekolah maupun kampus.
- Peserta tidak terlibat narkoba dan tidak pernah melakukan tindak kriminal.
- Peserta tidak sedang menerima beasiswa dari perusahaan swasta lain.
-Peserta yang pernah menerima Beasiswa DataPrint periode tertentu yang dibatasi dalam ketentuan tidak dapat mendaftar kembali pada periode yang dilarang.
- Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran sesuai jenjang pendidikan masing-masing.
Link Pendaftaran: https://beasiswadataprint.com/pendaftaran/
- Satu nomor kupon dari produk DataPrint hanya dapat digunakan untuk satu kali registrasi.
- Seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun.
Tema Essay Disesuaikan Jenjang Pendidikan
Salah satu keunikan Beasiswa DataPrint adalah penentuan tema essay yang berbeda antara pelajar dan mahasiswa.
Tema ini dirancang agar relevan dengan tahap perkembangan dan tantangan masing-masing jenjang.
Untuk pelajar SMP dan SMA/SMK sederajat, tema yang diangkat adalah “Bagaimana Hobi Membentuk Kepribadian dan Pengembangan Diri.”
Tema ini mendorong pelajar untuk merefleksikan pengalaman pribadi dan melihat hobi sebagai sarana pembelajaran karakter.
Sementara itu, mahasiswa D3 hingga S1 diminta mengangkat tema “Dampak Kecerdasan Buatan (AI) dalam Kesuksesan Akademik.”
Tema ini relevan dengan perkembangan teknologi saat ini, di mana kecerdasan buatan mulai memengaruhi cara belajar, riset, dan manajemen akademik.
Aturan Pembuatan Video Essay
Video essay menjadi inti dari proses seleksi.
Peserta diwajibkan menyampaikan pendapat pribadi secara langsung di depan kamera tanpa menggunakan voice over, yakni suara latar yang direkam terpisah.
Wajah peserta harus terlihat jelas dan peserta wajib memegang produk DataPrint sebagai bukti penggunaan produk.
Video harus diawali dengan pernyataan identitas, mencantumkan nama, sekolah atau kampus, serta tujuan pembuatan video untuk mengikuti Beasiswa DataPrint Periode 1 Tahun 2026.
Durasi minimal video adalah tiga menit, dan seluruh isi video harus murni gagasan pribadi, bukan hasil menyalin dari sumber lain.
Setelah video selesai dibuat, peserta diwajibkan mengunggahnya ke akun media sosial pribadi, seperti Instagram, Facebook, YouTube, atau TikTok.
Video tidak boleh diunggah di akun kedua, akun jualan, atau akun baru yang tidak aktif. Akun juga tidak boleh dikunci agar panitia dapat melakukan pengecekan.
Peserta harus menandai akun resmi DataPrint Indonesia dan menggunakan tagar #Beasiswadataprint.
Setelah video diunggah, tautan postingan wajib disalin dan ditempelkan pada kolom essay di formulir pendaftaran.
Kunjungi website selengkapnya di https://beasiswadataprint.com/.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230705_Beasiswa-DataPrint-2023-periode-2.jpg)