Minggu, 26 April 2026

Gempa Bumi

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Tsunami Kecil Terdeteksi

Guncangan hebat gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 7,6 yang berpusat di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu kepanikan luar biasa.

|
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO dan HO/BMKG
GEMPA DI BITUNG - Foto kolase lautan Batu Angus, Kota Bitung, Sulawesi Utara dan peta Sulawesi dan Maluku. Guncangan hebat gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 7,6 yang berpusat di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu kepanikan luar biasa pada Kamis (2/4/2026) pagi. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO dan HO/BMKG) 

TRIBUNKALTIM.CO, BITUNG – Guncangan hebat gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 7,6 yang berpusat di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu kepanikan luar biasa pada Kamis (2/4/2026) pagi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya deteksi gelombang tsunami kecil di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara pascagempa tersebut.

Gempa yang terjadi pada pukul 05.48 WIB (06.48 WITA) ini dirasakan sangat kuat selama 10 hingga 20 detik, membuat warga di daerah Manembo-nembo, Bitung, berhamburan meninggalkan bangunan.

"Rasakan gempa itu sekitar jam 7 pagi. Lumayan kencang goyangannya dan terasa lama. Saya sekeluarga dan tetangga langsung lari ke jalan karena takut tertimpa bangunan," ujar Sarjo Yusuf, warga Manembo-nembo, kepada TribunKaltim.co, Kamis (2/4/2026) via sambungan WhatsApp.

Baca juga: Pesona Raewaya Batu Angus Kota Bitung, Destinasi Wisata Paling Menenangkan di Ujung Sulawesi

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa sistem peringatan dini mencatat adanya kenaikan permukaan air laut setinggi 0,2 hingga 0,3 meter.

  • Halmahera Barat: Tsunami setinggi 0,3 meter terpantau pada pukul 06.08 WIB.
  • Kota Bitung: Tsunami setinggi 0,2 meter terpantau pada pukul 06.15 WIB.

Meski ketinggian gelombang tergolong kecil, pihaknya meminta masyarakat di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara untuk tetap menjauhi pantai.

"Jangan kembali ke area rawan sebelum ada pernyataan resmi aman dari pemerintah," tegas Abdul Muhari.

Dampak Kerusakan dan Gempa Susulan

Hingga pukul 07.00 WIB, BNPB mencatat telah terjadi dua kali gempa susulan dengan kekuatan signifikan, yakni M 5,5 dan M 5,2.

Laporan awal menunjukkan kerusakan mulai teridentifikasi, terutama di wilayah Maluku Utara.

Di Kota Ternate, satu unit gereja di Kecamatan Pulau Batang Dua serta dua unit rumah warga di Kelurahan Ganbesi dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Sementara itu, BPBD Kota Bitung masih melakukan pendataan intensif di lapangan untuk memastikan dampak kerusakan bangunan maupun kemungkinan adanya korban jiwa.

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Bitung Sulut, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami, Ini Daftar Wilayah Siaga

Pusat gempa sendiri terdeteksi berada di kedalaman 62 kilometer pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT.

BNPB mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi hoaks yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Pastikan jalur evakuasi tetap bersih dan ikuti arahan dari petugas BPBD setempat," pungkas Abdul Muhari.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gelombang Tsunami Kecil Usai Gempa Magnitudo 7,6, Warga Rasakan Guncangan Kuat 20 Detik

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved