Selasa, 28 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen, Brent Tembus 107,55 Dolar AS per Barel

Harga minyak dunia melonjak di atas 2 persen. Kegagalan negosiasi Amerika Serikat–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz jadi pemicu utama kenaikan.

Editor: Heriani AM
Grafis Tribun Kaltim/Canva
HARGA MINYAK DUNIA - Ilustrasi kilang minyak. Harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan terbaru, dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.  
Ringkasan Berita:
  • Harga minyak dunia melonjak di atas 2 persen. Kegagalan negosiasi Amerika Serikat–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz jadi pemicu utama kenaikan.
  • Donald Trump batalkan pengiriman utusan ke Pakistan. Pernyataannya soal “kebingungan kepemimpinan Iran” makin memperkeruh situasi.
  • Aksi Garda Revolusi Iran di jalur pelayaran strategis bikin pasar khawatir. Harga Brent tembus 107 dolar AS per barel, memicu kekhawatiran dampak global.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan terbaru, dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. 

Lonjakan ini terjadi setelah gagalnya upaya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran serta memanasnya situasi di jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Pagi ini harga minyak mentah jenis Brent naik 2,22 dolar AS menjadi 107,55 dolar AS per barel, dan minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 2,02 dolar menjadi 96,42 dolar per barel.

Presiden Donald Trump hari Sabtu kemarin membatalkan rencana mengirim utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk bernegosiasi dengan Iran.

Baca juga: Trump Sebut Insiden Penembakan tak Ganggu Strategi Perang AS Melawan Iran

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan perjalanan ke Pakistan pada akhir pekan tetapi hanya bertemu dengan pejabat Pakistan sebelum berangkat.

Garda Revolusi Iran juga dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz karena ketegangan di jalur laut strategis tersebut tetap tinggi.

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan dan kebingungan yang luar biasa di dalam ‘kepemimpinan’ mereka,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

“Tidak ada yang tahu siapa yang bertanggung jawab, termasuk mereka,” kata presiden. “Juga, kita memiliki semua kartu; mereka tidak punya satu pun! Jika mereka ingin berbicara, yang harus mereka lakukan hanyalah menelepon!!!”

Baca juga: Ini Alasan Trump Yakin Penembakan di Acara Makan Malam Gedung Putih Tak Berkaitan dengan Perang Iran

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan perjalanan ke Islamabad pada akhir pekan lalu, tetapi hanya bertemu dengan pejabat Pakistan sebelum berangkat.

“Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam sebuah unggahan di media sosial pada Jumat malam.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Harga Minyak Naik 2 Persen karena Gagalnya Perundingan AS-Iran, Brent Jadi 107,55 USD

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved