Berita Nasional Terkini
Prabowo Minta Warga Tak Minder, Klaim Program MBG Indonesia Dipelajari Negara Lain
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak bersikap rendah diri terhadap negara lain.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo meminta masyarakat Indonesia tidak minder terhadap negara lain, karena menurutnya banyak negara mulai mempelajari program MBG dari Indonesia.
- Ia mengklaim program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima, termasuk ibu hamil, lansia, hingga kelompok rentan dengan distribusi makanan rutin setiap minggu.
- Prabowo juga menyinggung percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih yang ditargetkan mencapai 25.000 unit lengkap dengan fasilitas seperti gudang dan cold storage.
TRIBUNKALTIM.CO - Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak bersikap rendah diri terhadap negara lain.
Ia menegaskan, Indonesia justru mulai menjadi rujukan sejumlah negara dalam pelaksanaan program sosial, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini disebut banyak dipelajari oleh pihak luar negeri.
Dalam kunjungan di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), Prabowo menyoroti capaian program Makan Bergizi Gratis yang menurutnya telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat.
Program tersebut mencakup pemberian makanan rutin kepada anak sekolah, ibu hamil, hingga lanjut usia yang membutuhkan dukungan gizi.
"Kita jangan jadi bangsa yang rendah diri. Minder-minder-minder, selalu bangsa asing yang hebat. Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Banyak belajar MBG ke kita," kata Prabowo dikutip Kompas.com dari YouTube Sekretariat Presiden.
Baca juga: Minim Wajah Baru di Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Politik: Lebih Tepat Reposisi
Prabowo mengatakan, Indonesia dalam waktu singkat sudah mampu memberikan lebih dari 60 juta orang lewat program MBG.
"Di mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang, iya kan, lima kali seminggu. Yang ibu-ibu hamil diantar makan, orang-orang tua, lansia yang tidak berdaya diantar makan. Kasih lihat, di mana, negara mana? Mungkin Tiongkok, tapi Tiongkok kita tahu dia sudah take off lebih dahulu dari kita," ujar Prabowo.
Prabowo juga menyinggung program Koperasi Merah Putih, di mana pemerintah akan meresmikan 25.000 Koperasi Merah Putih dalam waktu dekat.
Ketua umum Partai Gerindra ini mengatakan, koperasi itu bukan di atas kertas semata tapi punya gudang, cold storage atau pendingin, gerai-gerai, kendaraan, hingga pengering.
"Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 koperasi merah putih. kemungkinan 2, 3 minggu lagi. Setelah itu, 2, 3 bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi," ujar Prabowo.
Prabowo pun menyebut kesuksesan Koperasi Merah Putih ini sebagai yang pertama dalam sejarah.
"Coba dibuka lah dalam sejarah, saya minta buka dalam sejarah. Buka dalam sejarah dunia, ada nggak 25.000 atau 30.000 koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun," kata dia.
Baca juga: Apa Itu Disiden? Viral Candaan Prabowo ke Rocky Gerung saat Bertemu di Istana
Rencana Renovasi 70 Ribu Sekolah Tahun Ini
Presiden Prabowo Subianto menargetkan 70 ribu sekolah direnovasi pada tahun ini.
Hal itu disampaikan Prabowo usai meninjau SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
“Tahun ini sudah 70.000, anggaran tahun lalu 17.000 sekolah tahun ini 70.000 sekolah,” katanya.
Presiden juga menargetkan lebih 100 ribu sekolah selesai diperbaiki pada 2027. Setahun kemudian atau 2028, seluruh sekolah berhasil diperbaiki.
“2028 semua sekolah Indonesia sudah diperbaik,” katanya.
Tidak hanya bangunan fisik, kata Prabowo dirinya juga akan meningkatkan kualitas dan fasilitas sekolah. Prabowo akan menambah layar pintar atau smartboard yang sekarang ini baru satu persekolah.
“Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart board, smart class sekarang baru 1 per sekolah, ada yang 2, hebat udah 2, berarti target kita masih tiap sekolah mungkin 3-4 lagi,” katanya.
Baca juga: Beda Reshuffle Prabowo dan SBY: 1,5 Tahun vs 2 Periode, Sama-sama 5 Kali
Dengan seperti itu diharapkan pembelajaran di sekolah akan semakin baik. Software atau teknologi akan membantu siswa lebih cepat memahami materi pelajaran yang disampaikan.
“Nanti kita ada studio pusat di Jakarta, guru-guru terbaik umpamanya bahasa Inggris ya kita ambil native speaker dia bisa ngajar ke semua yang perlu, bahasa mandarin begitu kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris mandarin dan beberapa bahasa asing mulai dari SD,” pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribunnews.com dengan judul Presiden Prabowo Targetkan 70 Ribu Sekolah Direnovasi Tahun Ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260408_prabowo-biaya-haji.jpg)