Minggu, 10 Mei 2026

Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo: Sekolah yang Tidak Perlu Program MBG Tidak Dipaksa

Prabowo Subianto tegaskan program MBG hanya diprioritaskan untuk sekolah yang benar-benar membutuhkan.

Tayang:
Editor: Heriani AM
Tribunnews.com/Tribunnews.com
MAKAN BERGIZI GRATIS - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan taklimat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan.  
Ringkasan Berita:
  • Prabowo Subianto tegaskan program MBG hanya diprioritaskan untuk sekolah yang benar-benar membutuhkan
  • Prabowo sebut sekolah dari kalangan mampu tak dipaksa menerima MBG, fokus pemerintah pada anak yang kekurangan gizi
  • Selain MBG, pemerintah siapkan “layar pintar” di tiap sekolah untuk pantau pembelajaran hingga kehadiran guru

 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan. 

Pemerintah, kata Prabowo, tidak akan memaksakan program tersebut kepada sekolah dengan mayoritas siswa berasal dari keluarga mampu.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berdialog dengan warga di Kampung Nelayan Merah Putih, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Prabowo menyatakan bahwa pemerintah tidak akan memaksakan program tersebut kepada sekolah yang siswanya berasal dari keluarga mampu.

Baca juga: Prabowo Serukan Dialog untuk Selesaikan Ketegangan Thailand dan Kamboja di KTT ASEAN 2026

Kebijakan ini diambil agar penyaluran bantuan tepat sasaran bagi anak-anak yang memerlukan asupan nutrisi tambahan.

"Ya, nanti yang belum dicatat ya segera kita, kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita akan berikan MBG semuanya, yang tidak perlu gapapa yakan," ujar Presiden Prabowo di hadapan para nelayan dan pejabat daerah.

Eks Danjen Kopassus itu menjelaskan lebih lanjut bahwa fleksibilitas ini diberikan karena fokus utama pemerintah adalah memperkuat fisik dan kecerdasan anak bangsa yang memiliki keterbatasan akses gizi.

"Kalau anak-anak orang kaya nggak perlu gapapa, bener, nggak dipaksa, tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar, betul?" tegasnya.

Selain program nutrisi, Presiden Prabowo juga menyoroti digitalisasi pendidikan melalui pengadaan Layar Pintar di setiap ruang kelas. Ia menargetkan setiap sekolah akan menerima tambahan unit perangkat interaktif tersebut mulai tahun ini.

"Mulai tahun ini tiap sekolah akan terima 3, berarti saya berharap akhir tahun ini tiap sekolah sudah ada 4 ruang kelas yang ada layar yang disebut layar pintar karena dia memang pintar kita bisa gunakan interaktif tahun depan kita tambah lagi," katanya.

Baca juga: Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Titip Surat ke Keponakan Prabowo, Sorot Kebijakan Rudy Mas’ud

Dijelaskan Prabowo, pemakaian teknologi ini diharapkan dapat membantu guru di daerah terpencil dalam mengakses materi pendidikan berkualitas dari pusat secara langsung. Pemerintah juga akan memantau kehadiran tenaga pendidik melalui sistem tersebut.

"Kita bisa monitor semua kelas kita monitor dari Jakarta jadi kalau ada guru-guru yang nggak masuk kita bisa lihat, mana guru-guru yang nggak masuk pada hari itu," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo: Sekolah yang Merasa Perlu MBG Kita Bagikan, yang Tidak Perlu Nggak Dipaksa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved