Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Prabowo Targetkan Swasembada Daging 5 Tahun Lagi, Klaim Beras dan Jagung Sudah Aman

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia bisa mencapai swasembada daging dalam empat hingga lima tahun mendatang. 

Tayang:
Editor: Heriani AM
HO//Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
SWASEMBADA DAGING - Dalam Foto: Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia bisa swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden) 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia bisa swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan.
  • Meski daging masih jadi tantangan, Prabowo menyebut Indonesia kini sudah berhasil swasembada beras dan jagung.
  • Di tengah situasi geopolitik dunia yang memanas, Prabowo juga menyinggung pentingnya memperkuat pertahanan demi menjaga kekayaan nasional.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia bisa mencapai swasembada daging dalam empat hingga lima tahun mendatang. 

Pemerintah disebut tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pangan nasional, termasuk pemenuhan kebutuhan protein hewani.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri agenda di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Ia menyebut Indonesia kini telah mencapai swasembada beras dan jagung, meski kebutuhan daging nasional masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

“Ini sedang kita kerjakan, mungkin empat tahun lagi, lima tahun lagi kita swasembada daging,” kata Prabowo, di Kebumen, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Komdigi Blokir Polymarket Setelah Munculnya Taruhan Apakah Prabowo Bakal Lengser atau Mundur

Menurut Prabowo, pemerintah kini tengah mempersiapkan berbagai langkah strategis agar target swasembada daging dapat segera terwujud.

Secara keseluruhan, Prabowo memastikan kondisi pangan di Tanah Air masih aman.

Mengapa Kegagalan Investasi ”Start Up” Dipandang sebagai Kasus Korupsi? Artikel Kompas.id

Meski kini masih belum swasembada daging, tetapi Indonesia sudah berhasil swasembada beras dan jagung.

"Alhamdulillah banyak yang sudah kita capai ya. Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung. Kemudian protein kita, telur, ayam, daging kita masih belum," tutur dia.

Di kesempatan ini, Prabowo menyoroti gejolak geopolitik dunia serta situasi perang di berbagai negara.

Baca juga: Daftar 8 Peringatan The Economist untuk Pemerintahan Prabowo yang Jadi Sorotan Ekonom Paramadina

Prabowo bersyukur Indonesia tidak terlibat dalam perang, namun ia mengingatkan untuk waspada.

"Kita bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, kita masih tidak terlibat. Tapi, kita waspada,” kata dia.

Kepala Negara menegaskan Indonesia harus memiliki kekuatan nasional yang kokoh, termasuk di bidang pertahanan, untuk menjaga pengelolaan sumber daya alam.

Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan nasional secara mandiri demi kemakmuran rakyat Indonesia. Dia berpesan, kekayaan nasional harus dijaga dari berbagai kepentingan asing.

“Kita harus punya kekuatan. Makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita untuk menjaga kekayaan kita,” ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved