Iran Vs Amerika Memanas
Mereka yang Mendapatkan Keuntungan Miliaran Dollar dari Perang AS-Israel vs Iran
Perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran, ternyata membuat sejumlah pihak mendapatkan keuntungan besar
Volume perdagangan juga meningkat karena ada investor yang berusaha memanfaatkan volatilitas di pasar keuangan.
"Volatilitas yang dipicu oleh perang telah menyebabkan lonjakan perdagangan. Sebagian investor menjual saham karena khawatir akan eskalasi konflik. Sementara yang lain justru membeli saat harga turun. Langkah ini akhirnya membantu mendorong reli pemulihan di pasar," tambah Streeter.
3. Pertahanan
Analis Senior RSM UK, Emily Sawicz, menilai sektor pertahanan selalu menjadi pihak yang paling cepat diuntungkan dalam setiap konflik.
Baca juga: Wilayah Udara Iran Mendadak Sepi, Muncul Spekulasi Serangan Baru AS ke Teheran
"Konflik ini memperkuat adanya celah dalam kemampuan pertahanan udara, sehingga mempercepat investasi untuk pertahanan rudal, sistem penangkal drone, dan perangkat keras militer di seluruh Eropa dan AS," ujarnya kepada BBC.
Selain menyoroti pentingnya perusahaan pertahanan, perang juga dinilai bisa menciptakan kebutuhan baru bagi pemerintah berbagai negara.
Kondisi tersebut membuat pemerintah terdorong untuk mengisi kembali stok persenjataan mereka, sehingga permintaan bagi perusahaan di sektor ini pun ikut melonjak.
BAE Systems, yang memproduksi komponen jet tempur F-35, memberikan informasi perdagangan mereka pada hari Kamis (7/5/2026) lalu.
Perusahaan ini memperkirakan pertumbuhan tinggi dalam penjualan dan laba tahun ini.
Pihak perusahaan menyebutkan, meningkatnya "ancaman keamanan" di seluruh dunia telah mendorong pengeluaran pertahanan pemerintah, yang pada gilirannya menciptakan "kondisi yang bisa mendukung" bisnis perusahaan.
Tiga kontraktor pertahanan terbesar di dunia, Lockheed Martin, Boeing, dan Northrop Grumman, masing-masing melaporkan rekor antrean pesanan pada akhir kuartal pertama tahun 2026.
Namun, harga saham perusahaan pertahanan mulai turun kembali sejak pertengahan Maret.
Baca juga: Iran Tegaskan Tak Akan Menyerah dan Tak Butuh Konsesi AS, Hanya Tuntut Hak yang Dirampas
Padahal, saham sektor ini telah naik tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Penurunan terjadi di tengah kekhawatiran pasar bahwa sektor tersebut sudah dinilai terlalu tinggi.
4. Energi terbarukan
Konflik AS-Israel dan Iran juga menyoroti pentingnya diversifikasi energi.
Negara-negara perlu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tutur Streeter.
| AS dan Iran Segera Sepakati Gencatan Senjata 60 Hari, Beda Washington dan Teheran soal Selat Hormuz |
|
|---|
| Hubungan AS-Israel Retak? Tel Aviv Cemas Donald Trump Pilih Jalur Damai dengan Iran |
|
|---|
| 3 Fakta Terbaru Kesepakatan Damai Iran dan Amerika Serikat, Selat Hormuz Jadi Poin Penting |
|
|---|
| Donald Trump Absen di Pernikahan Anak, Konflik Iran Disebut Jadi Penyebab Utama |
|
|---|
| Wilayah Udara Iran Mendadak Sepi, Muncul Spekulasi Serangan Baru AS ke Teheran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260505_Kapal-Perang-Amerika-di-Selat-Hormuz.jpg)