Nusantara
PSHT Cabang PPU Pusat Madiun Latihan Gabungan di IKN, Dihadiri 650 Warga dan Siswa
Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Penajam Paser Utara (PPU) Pusat Madiun menggelar latihan gabungan ke-IV di Ibu Kota Nusantara (IKN)
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Penajam Paser Utara (PPU) Pusat Madiun menggelar latihan gabungan ke-IV di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan latihan diawali jalan kaki dari kawasan kantor Otorita IKN hingga depan Istana Garuda sejauh kurang lebih 5 Km.
Latihan gabungan dibuka langsung oleh Ketua PSHT Cabang PPU Kang Mas Suyitno, dihadiri Dewan Cabang Kang Mas Karmono SPd, Anggota Dewan Cabang Kang Mas Siswoko, para Ketua Ranting serta para pelatih.
Hadir juga pengurus cabang dari Kalsel yaitu Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Kota Baru, serta Cabang Kota Balikpapan.
Sebanyak 650 orang hadir terdiri warga dan siswa sabuk putih yang akan disahkan menjadi warga pada Juni 2026 mendatang.
Suyitno mengatakan, ribuan warga PSHT awalnya mau ikut latihan gabungan di IKN, namun karena alasan keamanan dan ketertiban, peserta dibatasi.
Dikemukakan, latihan gabungan PSHT diadakan di IKN adalah wujud syukur dan bangga di Kabupaten PPU sudah dibangun IKN yang megah.
“Kami ingin menunjukkan terutama kepada adik-adik siswa bahwa, kita bangga punya IKN.
Terlebih lagi letaknya di Sepaku, kebanggaan keluarga besar PSHT Cabang PPU Pusat Madiun. Maka, kami berpesan kepada seluruh warga PSHT dan adik-adik ikut menjaga IKN,” ujarnya.
Baca juga: Hadiri Rakernas PSHT di Balikpapan, Rocky Gerung: Indonesia Harus Belajar Kesetiaan Pesilat
Latihan gabungan, lanjutnya juga menanamkan rasa patriotisme cinta tanah air dan organisasi karena diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars PSHT dan Hymne PSHT.
Tak hanya itu, seluruh pengurus dan warga serta siswa PSHT menyampaikan ikrar kesetiaan kepada NKRI dan organisasi.
“Kesetiaan kami bahwa kami tegak lurus dengan NKRI dan organisasi PSHT yang berpusat Madiun.
Saya sampaikan kepada warga, terutama adik-adik siswa. Bahwa sejarah PSHT dari Madiun, berkembang pesat menjadi besar dari Madiun.
Adik-adik yang nanti mau disahkan jadi warga, saya minta pegang teguh bahwa PSHT Pusatnya di Madiun,” ujarnya.
Baca juga: Ratusan Pesilat PSHT Berebut Ketua DPRD Kukar Cup 2024, Total Peserta 533, Terbanyak dari Loa Janan
Suyitno menambahkan, selama ini PSHT Cabang PPU Pusat Madiun mencetak atlet pencak silat berprestasi yang mengharumkan PPU, Kaltim dan nasional.
“Kami berkegiatan selalu bersinergi dengan Pemerintah, TNI dan Polri. Ikut mendukung program pembangunan yang menjaga kamtibmas,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/PSHT-di-IKN.jpg)