Rabu, 27 Mei 2026

OPINI

Refleksi Ramadhan: Melahirkan Pemimpin yang Peduli

Jika Ramadhan benar-benar dihayati, ia tidak hanya melahirkan pribadi yang saleh, tetapi juga pemimpin yang peduli.

Tayang:
Editor: Sumarsono
TRIBUN KALTIM/IST
Bambang Soepriyadi, Plt. Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur 

Sejarah mencatat keteladanan Umar bin Khattab yang memanggul sendiri gandum untuk rakyatnya, serta Umar bin Abdul Aziz yang hidup sederhana meski memimpin wilayah luas. 

Kepemimpinan mereka dibangun di atas rasa tanggung jawab, bukan kemewahan.

Ramadhan mengikis jarak antara pemimpin dan rakyat. Ia mengajarkan bahwa kekuasaan bukan untuk dinikmati, tetapi untuk diabdikan.

Baca juga: Prof Nasaruddin Umar - Hikmah dari Luqmanul Hakim

Politik Dinasti dalam Timbangan Etika Islam

Dalam sistem demokrasi modern, relasi kekerabatan dalam jabatan publik bisa saja terjadi melalui prosedur yang sah. 

Namun Islam tidak hanya berbicara tentang legalitas, melainkan juga etika dan kemaslahatan.

Salah satu nilai penting dalam tata kelola Islam adalah menutup pintu konflik kepentingan dan menjaga kepercayaan publik. 

Ketika kekuasaan berputar dalam satu lingkaran keluarga, meskipun melalui mekanisme yang sah, masyarakat bisa merasakan kekhawatiran tentang independensi dan keadilan.

Islam sangat tegas dalam urusan amanah publik. Bahkan potensi ketidakadilan pun harus dihindari. 

Dalam sebuah peristiwa, ketika ada yang mengusulkan agar putra Umar bin Khattab, yaitu Abdullah bin Umar, diangkat menjadi gubernur, Umar menolak.

Padahal Abdullah dikenal sebagai sahabat yang saleh dan berilmu. 

Namun Umar berkata bahwa cukuplah satu orang dari keluarganya yang memikul tanggung jawab di hadapan Allah. 

Beliau ingin menutup pintu prasangka dan menjaga kepercayaan umat.

Dari kisah ini kita belajar bahwa kepemimpinan bukan hanya harus adil, tetapi juga harus tampak adil. 

Standar moralnya bukan sekadar “boleh atau tidak”, tetapi “maslahat atau tidak” dan “menjaga kepercayaan atau tidak”.

Baca juga: Kemenag Berau Pantau Hilal di Masjid Agung Baitul Hikmah, Hilal Belum Tampak

Ramadhan dan Muhasabah Kekuasaan

Ramadhan adalah bulan muhasabah. Ia mengajarkan bahwa setiap amal akan dihitung, setiap keputusan akan ditimbang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved