Sabtu, 16 Mei 2026

Ramadhan 2026

Menghitung Hari Ramadhan 2026, Mana yang Didahulukan Bayar Utang Puasa atau Minta Maaf pada Sesama?

Menghitung hari menjelang Ramadhan 2026, mana yang harus didahulukan bayar utang puasa atau minta maaf pada sesama?

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Grafis Tribun Kaltim/Canva
RAMADHAN 2026 - Ilustrasi tulisan Ramadhan. Menghitung hari menjelang Ramadhan 2026, mana yang harus didahulukan bayar utang puasa atau minta maaf pada sesama? (Grafis Tribun Kaltim/Canva) 
Ringkasan Berita:

 

TRIBUNKALTIM.CO - Ramadhan 2026 hanya tersisa beberapa hari lagi, umat Islam mulai menyiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan suci ini. 

Biasanya, menjelang Ramadhan, kita selalu diingatkan untuk membayar utang puasa di Ramadhan tahun sebelumnya, baik membayar dengan melakukan qadha puasa atau dengan membayar fidyah.

Selain itu, juga seringkali diingatkan untuk meminta maaf kepada sesama menjelang Ramadhan sebelum puasa.

Lantas mana yang harus didahulukan, bayar utang puasa atau qadha puasa Ramadhan atau meminta maaf pada sesama manusia?

Baca juga: 125 Poster Marhaban Ya Ramadhan 2026 Bergambar Kartun, Siap Pakai untuk Pawai Tarhib!

Puasa Qadha Ramadhan adalah mengganti puasa ramadan yang ditinggalkan dengan puasa di hari lain.

Sedangkan fidyah adalah membayar tebusan berupa makanan pokok atau uang setara untuk orang miskin bagi yang tidak mampu puasa karena uzur permanen (lansia, penyakit kronis, hamil/menyusui khawatir anak), atau dalam kondisi tertentu bisa qadha dan fidyah sekaligus.

Selain membayar utang puasa ramadan, yang tak kalah penting untuk diselesaikan sebelum hilal Ramadan datang adalah urusan sesama manusia.

Seperti melakukan silaturahim dan meminta maaf kepada orang-orang disekitar kita. Terutama kepada orang-orang atau sesama muslim yang pernah kita sakiti.

Sama-sama Penting

Menjawab hal tersebut, Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Ahmad Hafidh menegaskan membayar utang puasa dan meminta maaf kepada orang yang telah kita sakiti adalah dua hal yang sama-sama penting dilakukan sebelum ramadan datang.

Karena semua umat muslim sudah diberikan banyak waktu untuk mengqadha puasa atau membereskan urusan mereka kepada sesama muslim lainnya.

RAMADHAN 2026 - Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Ahmad Hafidh, M.Ag menegaskan qadha puasa dan meminta maaf ke sesama adalah 2 hal yang penting dilakukan jelang Ramadhan.
RAMADHAN 2026 - Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Ahmad Hafidh, M.Ag menegaskan qadha puasa dan meminta maaf ke sesama adalah 2 hal yang penting dilakukan jelang Ramadhan. (Tribunnews.com)

Jika waktu tersebut tidak cukup, maka sejak awal dua hal tersebut memang tak pernah jadi prioritas untuk diselesaikan.

"Itu bukan pilihan itu langkah akumulatif harus dilakukan semua. Coba bayangin 3 bulan, masa 3 bulan enggak cukup untuk silaturahim? Minta maaf, minta maaf sama lunasi utang puasanya, cukup."

"Kalau itu enggak cukup, pasti itu unpriority. Pasti tidak diprioritaskan. Di situ masalahnya," kata Ahmad dalam Program 'OASE' di kanal YouTube Tribunnews.com, Jumat (30/1/2026).

Untuk itu Ahmad menilai urusan utang puasa dan saling memaafkan sesama muslim ini harus jadi prioritas sebelum ramadan.

Karena jika tidak dijadikan prioritas, maka sama saja dengan menyepelekan Allah SWT.

"Maka harus diprioritaskan semua. Kalau kalau enggak diprioritaskan menurut saya itu ya bahaya itu. Kita itu seperti menyepelekan Allah SWT," tegas Ahmad.

Mana yang Harus Didahulukan?

Selanjutnya, soal mana yang sebenarnya harus didahulukan antara membayar utang puasa dan meminta maaf ke sesama muslim, Ahmad menjawab itu bukan pilihan, karena semua harus diselesaikan.

Namun jika tidak mampu menyelesaikan semua, maka bisa lebih dulu menyelesaikan urusan sesama manusia.

Karena jika kita memiliki masalah dengan sesama manusia, penyelesaiannya tak cukup dengan hanya istighfar dan melakukan taubat.

Kita harus bisa benar-benar meminta maaf dengan tulus kepada orang-orang yang kita sakiti.

Agar nantinya di bulan ramadan kita bisa menjalani dengan kondisi hati yang suci dan bersih kembali.

"Kemudian saya ditanya mana yang didahulukan? Apakah saya harus menemui orang-orang dan beri silaturahmi menyelesaikan ini itu semua? Saya bilang itu bukan pilihan. Selesaikan semuanya."

"Meskipun kalau tidak mampu selesaikan semuanya ya yang itu urusan hablum minannas (hubungan sesama manusia) itu kan urusan anak Adam ya. Haqqul Adami, kewajiban sesama manusia."

"Kewajiban sesama manusia itu enggak bisa diselesaikan dengan istighfar dan taubat. Harus betul-betul dimintai maaf dan dilepaskan."

"Sementara kalau yang urusannya dengan Allah SWT yang hablum minallah, yang Haqqullah, maka kan sebetulnya itu kemudian bisa ditunda. Dalam konteks yang seperti itu. Barangkali pertanyaan itu muncul," pungkasnya.

Baca juga: Puasa Ramadhan 2026 Mulai 18 atau 19 Februari? Ini Perkiraan Resmi Kemenag

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menyambut Ramadan, Mana yang Lebih Penting: Qadha Utang Puasa Atau Meminta Maaf ke Sesama? 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved