Mutiara Ramadhan
Menjadikan Ramadan Lebih Bernilai
Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat. Kita telah melewati bulan Sya’ban, dan memasuki Bulan Suci Ramadhan tamu yang agung, tamu yang mulia.
Oleh Ustaz H Ahmadi, Lc,M.A, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum Sakatiga
TRIBUNKALTIM.CO - Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahi wa kafa,
Was shalatu was salamu ‘ala Nabi al-Musthafa,
Wa ‘ala alihi wa shahbihi ahlis shidqi wal wafa.
Asyhadu an laa ilaaha illallah,
Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.
Hadirin yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,
Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat. Kita telah melewati bulan Sya’ban, dan memasuki Bulan Suci Ramadhan tamu yang agung, tamu yang mulia.
Sebagaimana layaknya menyambut tamu kehormatan, tentu kita perlu mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Jika kita melihat apa yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya, setidaknya ada lima hal yang perlu kita persiapkan.
Yang pertama adalah mempersiapkan hati yang bersih dan menyambut Ramadhan dengan penuh sukacita serta kelapangan dada.
Kita perlu membersihkan hati dari dosa-dosa. Caranya adalah dengan memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta bertaubat atas segala kesalahan yang telah kita lakukan.
Selain itu, kita juga perlu meminta maaf kepada sesama manusia apabila ada kesalahan yang pernah kita perbuat.
Karena terkadang, yang menjadi penyebab kita tidak maksimal dalam beribadah di bulan Ramadhan adalah dosa-dosa yang memberatkan jiwa kita. Maka persiapan hati dan jiwa yang bersih adalah hal pertama yang harus kita lakukan.
Yang kedua adalah persiapan ilmu.
Baca juga: Mutiara Ramadan: Keistimewaan Bulan Ramadan
Ramadhan adalah bulan yang mulia, penuh dengan keutamaan. Namun, keutamaan tersebut hanya akan diraih oleh orang-orang yang memahami dan mengetahui nilainya.
Di bulan Ramadhan, kita memiliki kewajiban berpuasa. Dalam melaksanakan ibadah puasa, kita perlu membekali diri dengan ilmu agar puasa yang kita jalankan sesuai dengan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Karena syarat diterimanya ibadah adalah niat yang ikhlas dan tata cara yang sesuai dengan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Yang ketiga adalah mempersiapkan fisik.
Puasa adalah ibadah yang membutuhkan ketahanan tubuh. Oleh karena itu, kita perlu menjaga kesehatan jasmani dengan berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan yang bergizi, serta menjauhi hal-hal yang dapat merusak tubuh.
Dengan fisik yang sehat, insya Allah kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan maksimal.
Yang keempat adalah membuat perencanaan atau target ibadah.
Ramadhan hanya datang setahun sekali. Jika kita tidak memiliki target yang jelas, maka Ramadhan bisa berlalu begitu saja tanpa makna.
Tetapi jika kita memiliki perencanaan yang matang, misalnya ingin mengkhatamkan Al Quran, memperbanyak sedekah, meningkatkan kualitas shalat malam, atau memperbaiki akhlak, maka hari-hari Ramadhan akan kita jalani dengan lebih terarah dan penuh arti.
Yang terakhir adalah memperbanyak doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kita memohon agar Allah benar-benar menyampaikan umur kita hingga bertemu dengan Ramadhan tahun ini. Kita juga memohon agar Allah memberikan taufik dan hidayah-Nya sehingga kita mampu menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan maksimal.
Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang lebih baik daripada Ramadhan-Ramadhan sebelumnya.
Hadirin yang dimuliakan Allah. Tujuan utama Ramadhan adalah agar kita menjadi hamba-hamba yang bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Maka marilah kita persiapkan diri kita hati, jasmani, dan rohani agar Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang paling berarti dalam kehidupan kita.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Demikian yang dapat kami sampaikan.
Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.(TribunSumsel)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260219_ahmadi-mutiara-ramadan.jpg)