Selasa, 14 April 2026

Idul Fitri 2026

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada 21 Maret 2026, Kata Menag Nasaruddin Umar

Pemerintah melalui Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah setelah pelaksanaan sidang isbat.

|
Editor: Heriani AM
YouTube Kemenag RI
HASIL SIDANG ISBAT - Pemerintah melalui Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah setelah pelaksanaan sidang isbat yang digelar di Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah melalui Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah setelah pelaksanaan sidang isbat yang digelar di Jakarta.

Penetapan ini dilakukan berdasarkan hasil pemantauan hilal, yaitu pengamatan bulan sabit pertama yang menandai berakhirnya bulan Ramadan dan dimulainya bulan Syawal dalam kalender Hijriah.

Sidang isbat sendiri merupakan forum resmi yang melibatkan para ahli astronomi, ulama, serta perwakilan organisasi masyarakat Islam.

Dalam keterangannya, Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan dua metode utama, yakni rukyat dan hisab.

Baca juga: 50 Ucapan Idul Fitri 2026 Bahasa Inggris dan Artinya, Cocok untuk Caption Medsos dan WhatsApp

Rukyat adalah metode pengamatan langsung posisi bulan, sementara hisab merupakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi hilal.

“Berdasarkan hasil sidang isbat dan pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 yang telah disepakati,” ujarnya.

Penetapan Idul Fitri ini menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam melaksanakan salat Idul Fitri serta merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Lebih lanjut, Nasaruddin Umar juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan toleransi, terutama jika terdapat perbedaan penetapan hari raya di sebagian kelompok.

Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender Hijriah, karena adanya perbedaan metode yang digunakan oleh masing-masing organisasi.

Idul Fitri sendiri merupakan hari besar umat Islam yang menandai berakhirnya Ramadan. Pada momen ini, umat Muslim dianjurkan untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk merayakan Idul Fitri secara khidmat dan tetap menjaga ketertiban serta kenyamanan bersama, terutama di tengah mobilitas tinggi menjelang Lebaran. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved