Jumat, 15 Mei 2026

Kabar Artis

Ahmad Dhani Murka soal Konten Lita Gading, Safeea Disebut Terdampak Secara Psikis

Ahmad Dhani mengungkap kondisi putrinya, yang disebut mengalami dampak psikologis setelah namanya ikut terseret dalam konten Lita Gading

Tayang:
GRID/Hana Futari dan Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana
DHANI VS LITA - Potret psikolog Lita Gading (kiri) saat ditemui Grid.ID di Bareskrim Mabes Polri, Senin (21/4/2025). Potret Ahmad Dhani (kanan) menyambangi kantor KPAI di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025). Ahmad Dhani mengungkap kondisi putrinya, Safeea Ahmad, yang disebut mengalami dampak psikologis setelah namanya ikut terseret dalam konten media sosial yang dibuat Lita Gading. (Wartawan GRID/Hana Futari dan Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana) 
Ringkasan Berita:
  • Musisi sekaligus anggota DPR RI Ahmad Dhani mengungkap putrinya, Safeea Ahmad, mengalami dampak psikologis setelah muncul konten Lita Gading di media sosial
  • Safeea bahkan telah menjalani screening atau asesmen psikologi untuk mengukur kondisi psikisnya
  • Kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menyebut laporan terhadap Lita Gading kini naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya.

TRIBUNKALTIM.CO - Perseteruan antara musisi sekaligus anggota DPR RI Ahmad Dhani dengan psikolog Lita Gading terus berkembang dan kini memasuki tahap baru.

Ahmad Dhani mengungkap kondisi putrinya, Safeea Ahmad, yang disebut mengalami dampak psikologis setelah namanya ikut terseret dalam konten media sosial yang dibuat Lita Gading.

Kasus tersebut kini tidak lagi sekadar menjadi perdebatan di ruang publik maupun media sosial, tetapi telah masuk ke proses hukum setelah laporan Ahmad Dhani terhadap Lita Gading disebut naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya.

Ahmad Dhani menilai persoalan ini bukan lagi menyangkut kritik terhadap figur publik, melainkan sudah menyentuh ranah perlindungan anak karena melibatkan anak di bawah umur.

Di sisi lain, Lita Gading membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa apa yang dilakukannya merupakan bentuk edukasi psikologi kepada masyarakat.

Perkembangan kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut isu sensitif seperti dugaan perundungan digital, kesehatan mental anak, perlindungan anak di media sosial, hingga penggunaan konten publik oleh figur profesional.

Ahmad Dhani Ungkap Hubungannya dengan Irwan Mussry Usai Sindir Maia Estianty

Safeea Disebut Mengalami Dampak Psikologis

Ahmad Dhani mengungkap bahwa putrinya mengalami dampak secara psikologis akibat polemik yang berkembang di media sosial.

Menurut Dhani, dirinya kini harus memberikan penguatan mental kepada Safeea agar sang anak tidak larut dalam tekanan akibat komentar negatif maupun konten yang beredar di internet.

Kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, mengatakan bahwa Safeea telah menjalani screening atau asesmen psikologi. Asesmen psikologi sendiri merupakan proses pemeriksaan oleh tenaga profesional untuk menilai kondisi mental, emosional, maupun dampak psikologis yang dialami seseorang.

“Sudah dilakukan asesmen screening. Nanti penyidik akan buka bagaimana hasil screening asesmen psikologi terhadap anak di bawah umur atas nama S ini,” ujar Aldwin Rahadian saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurut Aldwin, hasil asesmen tersebut nantinya akan menjadi salah satu bukti penting dalam proses penyidikan. Ia menyebut dugaan kekerasan psikis terhadap anak sering kali tidak terlihat secara fisik, tetapi dampaknya dapat memengaruhi perkembangan mental anak dalam jangka panjang.

Aldwin menilai konten yang dibuat Lita Gading telah memunculkan stigmatisasi terhadap anak karena dikaitkan dengan persoalan orang tuanya. Stigmatisasi sendiri adalah pemberian label atau cap negatif kepada seseorang yang dapat memengaruhi kondisi psikologis maupun kehidupan sosialnya.

“Tindakannya ini mencampuri urusan orang lain. Tiba-tiba pendapatnya yang ‘terkilir’ tadi berdampak psikis terhadap anaknya Mas Dhani. Ada buktinya? Ada,” tegas Aldwin.

Ia juga menyebut kasus ini menjadi contoh bahwa perundungan digital atau cyber bullying dapat berdampak serius terhadap anak-anak, terlebih ketika dilakukan di ruang publik yang dapat diakses jutaan orang melalui media sosial.

Ahmad Dhani Mengaku Harus Menguatkan Safeea

Sebagai ayah, Ahmad Dhani mengaku tidak tinggal diam melihat kondisi putrinya. Pentolan grup band Dewa 19 tersebut mengatakan dirinya kini lebih intens memberikan pengertian kepada Safeea mengenai kerasnya dunia media sosial.

Menurut Dhani, media sosial saat ini dipenuhi berbagai informasi yang belum tentu benar, termasuk hoaks dan ujaran kebencian. Hoaks sendiri merupakan informasi bohong atau menyesatkan yang disebarkan seolah-olah benar.

“Saya harus memberikan pengertian-pengertian supaya dia kuat. Kalau enggak, ya dia enggak kuat lah. Saya harus berusaha kuat supaya Safeea kuat,” kata Ahmad Dhani.

Dhani juga menegaskan bahwa dirinya sebenarnya sudah terbiasa menghadapi hujatan sebagai figur publik. Namun, ia merasa berbeda ketika anak di bawah umur ikut menjadi sasaran serangan di media sosial.

“Kalau terhadap saya nggak masalah, saya bully-proof. Tapi kalau anak di bawah umur yang diserang, tentu akan kami proses hukum,” ujarnya.

Menurut Dhani, persoalan ini harus dilawan agar tidak menjadi contoh buruk bagi generasi muda Indonesia. Ia menilai anak-anak seharusnya tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat dan tidak dipenuhi perundungan maupun stigmatisasi.

“Supaya mentalnya anak-anak kokoh kuat, yang kemudian tidak terdampak hoaks, psikologinya sehat. Apalagi mengatasnamakan psikolog, harusnya psikolog ini membantu peran pemerintah memperkokoh mentalitas anak menuju Indonesia emas, bukan kemudian membully, bukan kemudian menstigmatisasi, mendiskreditkan,” jelas Ahmad Dhani.

Laporan Disebut Naik ke Tahap Penyidikan

Perkembangan terbaru dari kasus ini adalah naiknya status laporan Ahmad Dhani dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

Dalam sistem hukum pidana Indonesia, penyelidikan merupakan tahap awal untuk mencari apakah suatu peristiwa mengandung unsur pidana. 

Sementara penyidikan adalah tahap lanjutan ketika penyidik mulai mengumpulkan bukti dan menetapkan adanya dugaan tindak pidana.

“Perkara ini sudah naik sidik. Artinya sudah ditemukan unsur pidana,” kata Aldwin Rahadian.

Ahmad Dhani sebelumnya melaporkan Lita Gading pada Juli 2025 atas dugaan perundungan terhadap anak di bawah umur serta dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/4759/VII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Pihak Dhani menilai terdapat unsur eksploitasi anak dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE dalam kasus tersebut.

UU ITE merupakan aturan hukum yang mengatur aktivitas elektronik dan penggunaan media digital di Indonesia, termasuk soal pencemaran nama baik maupun penyebaran konten tertentu di internet.

Ahmad Dhani Sebut Konten Lita Gading Hoaks

Dalam keterangannya kepada media, Ahmad Dhani secara terbuka menyebut informasi yang disampaikan Lita Gading sebagai hoaks dan tidak memiliki dasar kuat.

“Ya buat saya ini kan apa yang diomongin sama Lita Gading ini kan hoaks. Apa dasar Lita Gading berbicara soal masalah keluarga itu apa dasarnya? Yang diomongin semua hoaks,” kata Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Menurut Dhani, tudingan terhadap dirinya tidak didukung bukti konkret dan hanya berdasarkan narasi yang berkembang di media sosial.

“Jadi tidak hanya melakukan pembullyan terhadap Safeea, tapi semua yang diomongin itu hoaks semua enggak ada buktinya. Buktinya cuma media sosial gitu loh, tidak ada bukti-bukti konkret,” lanjutnya.

Dhani juga mempertanyakan dasar tuduhan yang diarahkan kepada dirinya terkait urusan rumah tangga maupun keluarga.

“Apa yang saya lakukan? Kejahatan apa yang saya lakukan? Ini hoaks, ini hoaks framing kejahatan, dan inilah yang harus dibasmi. Inilah yang kemudian harus kita lawan,” ucap Dhani.

Ia menilai persoalan rumah tangga dan kehidupan pribadi seharusnya tidak dikaitkan dengan statusnya sebagai figur publik maupun pejabat negara.

“Urusan pejabat publik urusan pejabat publik adalah urusan daripada pekerjaan publik, enggak ada hubungannya sama rumah tangga saya,” ujar Ahmad Dhani.

Lita Gading Jalani Pemeriksaan Polisi

Di tengah proses hukum yang berjalan, Lita Gading akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya. Menurut kuasa hukumnya, Christian Adrianus Sihite, pemeriksaan tersebut hanya berisi satu pertanyaan terkait izin penggunaan materi yang diunggah di media sosial.

“Hanya satu pertanyaan sebenarnya yang tadi diajukan terkait dengan izin,” ungkap Christian kepada awak media usai pemeriksaan.

Christian menjelaskan penyidik menanyakan apakah Lita pernah meminta izin atau melakukan komunikasi dengan Ahmad Dhani sebelum mengunggah konten yang dipermasalahkan.

“Dan pertanyaannya cuma satu terkait konfirmasi apakah memang ada komunikasi dari beliau dengan terlapor? Jawab beliau tidak karena memang foto dan video itu beredar luas di media. Itu doang,” sambung Christian.

Pihak Lita menilai pertanyaan tersebut tidak relevan karena materi yang digunakan sudah tersebar luas di ruang publik dan media sosial.

“Gimana kita minta izin sedangkan video aja beredar di semua kalangan? Video abangnya juga beredar di Google. Masa kita dipidana? Logikanya di situ,” tegas Christian.

Sementara itu, Lita Gading membantah bahwa dirinya melakukan serangan terhadap Safeea. Ia mengklaim hanya memberikan pandangan berdasarkan keilmuan psikologi.

“Klien kami ini sebenarnya pelindung anak itu. Yang menghujat itu netizen, bukan saya. Saya memberikan pandangan keilmuan agar anak ini terlindungi,” ujar Lita Gading.

Kasus Ahmad Dhani dan Lita Gading kini terus menjadi sorotan karena menyangkut batas antara edukasi publik, kebebasan berekspresi, perlindungan anak, hingga dampak media sosial terhadap kesehatan mental anak di bawah umur.

Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul Ahmad Dhani Ungkap Putrinya Alami Dampak Psikis Akibat Konten Lita Gading

Artikel ini telah tayang di Grid dengan judul Ahmad Dhani Murka, Sebut Lita Gading Lakukan Hoaks dan Bully Psikis ke Safeea

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Kasus Ahmad Dhani Vs Lita Gading, sang Psikolog Dianggap Sebarkan Hoaks, Kini Diperiksa

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved