Berita Kaltim Terkini
Rusman Ya’qub dan Hasanuddin Mas'ud Silaturahmi Lebaran dan Bahas Sinergi Sport Science
Hangatnya suasana Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum krusial bagi masa depan olahraga di Kalimantan Timur
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Hangatnya suasana Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum krusial bagi masa depan olahraga di Kalimantan Timur (Kaltim).
Ketua Umum Pengprov Persatuan Boling Indonesia (PBI) Kaltim, Rusman Ya’qub, melakukan pertemuan strategis dengan Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim sekaligus Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud, Minggu (29/3/2026).
Pertemuan yang terjalin dengan momen lebaran 2026 berlangsung di kediaman jabatan Ketua DPRD Kaltim.
Keduanya bukan sekadar silaturahmi biasa, tetapi juga terlibat diskusi mendalam mengenai peta jalan (roadmap) pembinaan atlet demi menjawab tantangan besar dari Gubernur.
Baca juga: Kejar Deadline Musorprov, Ketua KONI Kaltim Desak Pemprov Percepat Anggaran Hibah 2026
“Hari ini kita bersinergi, bukan saja arah kebijakan olahraga, tapi bagaimana menjawab tantangan ke depan agar prestasi Kaltim tercipta,’ kata Hasanuddin Mas’ud.
Dalam targetnya, Hamas sapaan akrabnya, juga mempunyai hasrat Taekwondo Kaltim masuk jajaran 3 besar.
“Tentu target 3 besar di PON, insyaa Allah, kami berharap dukungan besar dan doa dari masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, bagi Rusman, target 3 besar bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah manifestasi dari sistem keolahragaan yang kuat.
Salah satu kunci utama yang ia tawarkan adalah integrasi Sport Science secara masif.
"Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode konvensional. Dengan Sport Science, mulai dari analisis performa, nutrisi, hingga sport psychology, pembinaan atlet akan lebih terukur dan modern. Ini kunci agar kita bisa bersaing di level internasional," tegas Rusman.
Selain teknologi, fokus utama lainnya peningkatan kualitas fasilitas latihan di seluruh kabupaten/kota, sertifikasi dan peningkatan kapasitas tenaga keolahragaan.
“Tak hanya itu, mendorong partisipasi masyarakat agar olahraga menjadi budaya, bukan sekadar mengejar medali,” terangnya.
Rusman juga turut menanggapi isu namanya yang santer disebut sebagai figur potensial untuk memimpin KONI Kaltim.
Rekam jejaknya yang pernah menjabat sebagai pimpinan Komisi IV DPRD Kaltim selama tiga periode memang bisa dibilang punya kapasitas manajerial dan komunikasi politik mumpuni.
Meski tantangan besar menanti terutama dalam menjaga independensi olahraga dari kepentingan politik praktik, Rusman tetap optimis.
Dukungan penuh dari pemerintah dan sinergi antar-pengurus cabang olahraga diyakini akan menjadi bahan bakar utama.
“Insyaa Allah siap saja, tentunya sekarang saya fokus harapan Gubernur Kaltim adalah momentum kebangkitan kita. Target 3 Besar PON akan mempertegas posisi Kaltim sebagai salah satu poros kekuatan olahraga nasional,” pungkasnya. (*)
| Wacana WFH dan WFA Bagi ASN di Kaltim, Ananda Emira Moeis: Layanan Publik Jangan Sampai Terganggu |
|
|---|
| 5 Daerah di Kaltim dengan Jumlah Sepeda Motor Paling Banyak |
|
|---|
| Kritik Penyusunan APBD Kaltim 2026, DPRD Soroti Pemangkasan Usulan Pembangunan |
|
|---|
| Kembang Janggut dan Lainnya Waspada Malam Ini! BMKG: Berpotensi Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang |
|
|---|
| 16 Ribu Laptop Kemensos Mulai Sasar Sekolah Rakyat di Kaltim demi Cetak Generasi Melek Teknologi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260329_Pengprov-Kalimantan-Timur.jpg)